Usai Digerebek Selingkuh, Sekda Konsel Jadi Tersangka Penganiayaan Berat

Sekda Konsel, Ichsan Porosi, saat berada di ruang penyidik Satreskrim Polresta Kendari usai insdiden penggerebekan dugaan perselingkuhan. Kini Ichsan ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan berat. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Penyidik Polresta Kendari menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe Selatan (Konsel), Ichsan Porosi, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan berat.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, membenarkan penetapan status tersangka tersebut saat dikonfirmasi Sultranesia.com, Senin (3/8) malam.

“Terlapor atas nama Ichsan Porosi telah kami tetapkan sebagai tersangka hasil mekanisme gelar perkara dalam perkara penganiayaan berat dalam Pasal 466 ayat 1, ayat 2 atau Pasal 474 KUHPidana,” kata Kompol Welli.

Informasi yang dihimpun, Ichsan diduga melakukan penganiayaan terhadap adiknya sendiri berinisial AP.

“AP (adik Ichsan) sebagai korban, pelapor KH (suami korban),” ungkap mantan Kapolsek Mandonga tersebut.

Kompol Welli juga mengonfirmasi bahwa dugaan penganiayaan itu terjadi saat insiden penggerebekan dugaan perselingkuhan antara Ichsan dengan seorang perempuan bernama Elis Wahid di sebuah perumahan di Jalan Ade Irma, Kelurahan Watubangga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (2/8) malam.

“Iya, betul, Pak (penganiayaan terjadi saat insiden penggerebekan dugaan perselingkuhan),” beber Kompol Welli.

Meski demikian, Kompol Welliwanto belum membeberkan secara rinci kronologi lengkap dugaan penganiayaan berat yang membuat Jenderal ASN Pemkab Konsel itu ditetapkan sebagai tersangka.

“Belum ada (kronologi lengkap), kami masih pendalaman dan pemeriksaan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ichsan Porosi dipergoki oleh istri sahnya, Clementia Corry Ratna, saat berada di sebuah perumahan di Jalan Ade Irma, Kelurahan Watubangga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (2/8) malam.

Berdasarkan rekaman video yang diperoleh Sultranesia.com, peristiwa itu terjadi ketika Clementia bersama keluarganya mendatangi lokasi dan mendapati Ichsan berada di dalam sebuah mobil bersama seorang perempuan bernama Elis Wahid yang diduga memiliki hubungan khusus dengannya.

Menurut Clementia, perempuan yang berada bersama suaminya tersebut merupakan sosok yang sama saat ia melakukan penggerebekan sebelumnya, dan sempat dilaporkan ke Polda Sultra atas dugaan perzinaan.


Editor: Wiwid Abid Abadi

error: Content is protected !!