Kendari – Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Kota Kendari. Seorang pria berinisial AYP (42), yang dikenal luas sebagai vokalis salah satu band ternama, kini harus menghadapi jeruji besi.
Ia ditangkap oleh Tim URC Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari atas dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang tak lain adalah anak tirinya sendiri.
Penangkapan AYP berlangsung pada Senin (1/6/2026) malam di sebuah rumah indekos di Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.
Penangkapan ini menandai babak baru dalam penyidikan kasus yang diduga telah berlangsung bertahun-tahun tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengungkapkan perbuatan bejat AYP diduga telah dilakukan secara berulang sejak tahun 2024. Saat itu, pelaku masih terikat pernikahan dengan ibu kandung korban, IN (33).
“Kejadiannya berulang kali sejak 2024 hingga 2026 ini. Waktu kejadian pertama, terlapor masih berstatus suami dari pelapor,” ujar Welliwanto, Selasa (2/6/2026).
Kedok pelaku akhirnya terbongkar setelah sang ibu, IN, menaruh curiga pada perilaku dan pola interaksi yang tidak wajar antara AYP dan korban yang baru berusia 11 tahun.
Kecurigaan tersebut memuncak setelah ditemukannya bukti percakapan yang mengarah pada tindakan asusila. Setelah didesak oleh sang ibu, korban akhirnya memberanikan diri menceritakan penderitaan yang ia alami selama ini.
Menanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian bergerak cepat. Berbekal keterangan korban, saksi-saksi, serta bukti-bukti awal yang cukup, Tim Buser 77 berhasil mengamankan AYP untuk dimintai pertanggungjawaban hukum.
Saat ini, AYP masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Kendari. Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini guna memastikan keadilan bagi korban yang masih belia.
“Proses penyidikan masih berjalan. Seluruh fakta akan kami uji melalui mekanisme hukum yang berlaku,” pungkas Welliwanto.
Kasus ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat akan pentingnya pengawasan orang tua terhadap lingkungan terdekat, mengingat pelaku kejahatan seksual anak sering kali berasal dari orang yang dikenal atau bahkan orang terdekat di dalam rumah.
Editor: Redaksi








