Kendari – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran melakukan inspeksi mendadak di empat pasar tradisional pada Selasa (17/3).
Dalam kegiatan tersebut, wali kota didampingi Wakil Wali Kota serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, di antaranya Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, Kajari, Kepala Badan Pusat Statistik, dan sejumlah kepala OPD terkait.
Pasar yang disidak antara lain Pasar Mandonga, Pasar Sentral Kendari, Pasar Baruga, dan Pasar Andonohu.
“Sidak ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok serta memantau stabilitas harga kebutuhan pokok,” ujar Siska.
Di Pasar Mandonga, ditemukan sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga. Bawang merah naik dari Rp30 ribu menjadi Rp38 ribu per kilogram, tomat dari Rp10 ribu menjadi Rp15 ribu, dan bawang putih berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram.
Harga cabai juga meningkat dari Rp30 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram, sementara daging sapi naik dari Rp140 ribu menjadi Rp150 ribu per kilogram.
Wali Kota menyebut kenaikan tersebut masih dalam batas wajar dan terkendali. Ia menegaskan hal terpenting adalah ketersediaan stok agar masyarakat tetap mudah mendapatkan kebutuhan pokok.
Selain memantau harga, Wali Kota juga meninjau area pembuangan sampah di sekitar pasar untuk memastikan kebersihan tetap terjaga di tengah meningkatnya aktivitas jelang Lebaran.
Sidak kemudian dilanjutkan ke Pasar Sentral Kendari. Di lokasi ini, harga telur tercatat naik menjadi Rp70 ribu hingga Rp75 ribu per rak, dari sebelumnya Rp60 ribu hingga Rp67 ribu. Sementara harga ayam potong berada di kisaran Rp70 ribu hingga Rp90 ribu per ekor, naik dari sekitar Rp60 ribu.
Di Pasar Baruga, harga kentang tercatat Rp23 ribu per kilogram, naik tipis dari Rp22 ribu, sedangkan wortel berada di kisaran Rp18 ribu per kilogram. Dalam kunjungan tersebut, wali kota juga berinteraksi dengan pedagang dan membeli sejumlah kebutuhan seperti sayuran dan ikan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha pasar tradisional.
Sidak ditutup di Pasar Andonohu. Selain memantau harga, Wali Kota juga meninjau kantor pengelola pasar guna memastikan pelayanan kepada pedagang dan pembeli berjalan optimal.
Ia menegaskan pemerintah akan terus melakukan pemantauan berkala untuk menjaga stabilitas harga dan distribusi bahan pokok agar masyarakat dapat menjalani Idul Fitri dengan tenang.
“Kami ingin memastikan masyarakat bisa menyambut Idul Fitri dengan nyaman. Ketersediaan bahan pokok harus aman dan harga tetap terjangkau,” ujarnya.
Editor: Muh Fajar








