Berita  

Wali Kota Pastikan Seribu Rumah Tak Layak Huni di Kendari Direnovasi Tahun 2026

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dan Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman. Foto: Wiwid Abid Abadi/Sultranesia.com.

Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari memastikan sekitar seribu rumah tidak layak huni (RTLH) akan direnovasi tahun 2026 ini melalui program bedah rumah.

Hal itu disampaikan langsung Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, kepada awak media di Balai Kota, Selasa (3/3) sore.

Siska mengatakan, total RTLH di Kendari berjumlah sekitar empat ribu lebih, dan pada 2025 lalu, program bedah rumah memang sudah berjalan, namun jumlahnya masih terbatas.

“Rumah tidak layak huni di Kota Kendari sekitar empat ribuan lebih, tahun lalu sudah ada yang kami bedah, tapi jumlahnya masih sedikit,” ujarnya.

Untuk itu, Siska memastikan tahun 2026 ada sekitar seribu rumah yang akan dibedah.

Prosesnya akan dilakukan dua tahap, tahap pertama sekitar 512 rumah, sisanya di tahap selanjutnya. Dan saat ini, pihaknya sedang melakukan verifikasi calon penerima bantuan.

“InshaAllah untuk tahun ini sudah bisa dipastikan seribu unit tidak layak huni kita akan tuntaskan,” tegas perempuan pertama yang jadi Wali Kota Kendari ini.

“Sekarang ini lagi tahap verifikasi untuk penerima bantuan itu, yang akan berjalan di tahap awal itu 512 rumah yang akan dibedah,” sambung dia.

Pemkot Kendari juga menjajaki kerjasama dengan mitra untuk bisa berkolaborasi menyukseskan program bedah rumah ini, salah satunya dari sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility atau CSR masing-masing perusahaan.

“Kita juga akan ajak semua mitra, baik perusahaan swasta melalui program CSR-nya untuk bisa berkolaborasi menuntaskan program bedah rumah ini,” pungkasnya.


Editor: Wiwid Abid Abadi

error: Content is protected !!