Berita  

Wali Kota Siska Dorong Produk Lokal Kendari Tembus Pasar Dunia

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat hadir membuka kegiatan Expo dan Bazar UMKM 2026 di Pelataran Kantor UPTD PLUT UMKM Kota Kendari, kawasan Kolam Retensi Boulevard Lepo-Lepo, Senin (22/6/2026). Foto: Dok. Pemkot Kendari.

Kendari – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran resmi membuka kegiatan Expo dan Bazar UMKM 2026 di Pelataran Kantor UPTD PLUT UMKM Kota Kendari, kawasan Kolam Retensi Boulevard Lepo-Lepo, Senin (22/6/2026).

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari hingga 25 Juni 2026 dalam rangka menyemarakkan Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional Tahun 2026.

Expo ini menjadi panggung bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memajukan produk-produk unggulan daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya dilihat dari fisik pembangunan, tetapi juga sejauh mana masyarakatnya memiliki kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup.

“Di sinilah UMKM memegang peran strategis sebagai simbol kemandirian ekonomi, ruang kreativitas, dan penggerak utama ekonomi kerakyatan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Wali Kota.

Siska juga menekankan pentingnya memberikan apresiasi yang tinggi bagi para pengusaha UMKM.

Sesuai arahan Menteri UMKM, ia mulai membiasakan penggunaan istilah “pengusaha UMKM” sebagai bentuk penghormatan, meninggalkan istilah “pelaku” yang dinilai memiliki konotasi kurang tepat.

Menurutnya, Expo dan Bazar UMKM bukan sekadar pameran, melainkan wadah untuk memperluas jejaring usaha dan inovasi.

“Saya ingin produk UMKM Kota Kendari tidak hanya memenuhi etalase hari ini, tetapi juga menguasai pusat perbelanjaan, hotel, restoran, hingga menembus marketplace digital nasional maupun internasional,” tegas Siska.

Optimisme ini bukan tanpa alasan, mengingat Kota Kendari kini semakin diperhitungkan di kancah global.

Keberhasilan menjadi tuan rumah agenda internasional seperti UCLG ASPAC serta terjalinnya kerja sama dengan Kota Yiwu, Tiongkok, menjadi peluang emas bagi produk UMKM daerah untuk go internasional.

Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM Kota Kendari, Syarifuddin, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini mengusung tema “UMKM Terkoneksi, Tumbuh Berinovasi”.

Tema tersebut menekankan pentingnya konektivitas UMKM dengan akses pasar, pembiayaan, hingga digitalisasi agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

“Kalau sebelumnya kita mengusung tema sinergi dan kolaborasi, maka pada Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional tahun ini ditambah dengan inovasi. Jadi semangatnya adalah Sinergi, Kolaborasi, dan Inovasi,” jelas Syarifuddin.

Sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah, dalam kesempatan tersebut Wali Kota Kendari juga menyerahkan bantuan modal usaha serta piagam penghargaan kepada sejumlah pengusaha UMKM yang memiliki dedikasi tinggi.

Pemkot Kendari berharap, melalui momentum ini, sektor UMKM dapat semakin berdaya saing dan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi seluruh masyarakat.


Editor: Redaksi

error: Content is protected !!