Kendari – Warga RW 05 Kelurahan Anawai, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, mengeluhkan lambannya respons PT PLN (Persero) terhadap aduan masyarakat. Keluhan itu berkaitan dengan keberadaan kabel listrik yang dinilai semrawut dan berpotensi membahayakan keselamatan warga di kawasan BTN Baito Permai, RT 05/RW 05.
Kabel listrik tersebut disebut berada pada posisi yang terlalu rendah dan melintas di area permukiman padat. Kondisi ini membuat warga khawatir, terutama karena lokasi tersebut sering dilalui anak-anak dan pengguna jalan.
Ketua RW 05 Kelurahan Anawai, Mirkas, mengatakan pihaknya telah berulang kali menyampaikan laporan kepada PLN terkait kondisi kabel tersebut. Namun hingga kini, belum terlihat adanya tindak lanjut maupun perbaikan di lapangan.
“Kabel itu posisinya cukup rendah dan sangat berisiko. Apalagi saat hujan atau cuaca buruk, potensi terjadinya kecelakaan semakin besar. Ini yang membuat warga resah,” kata Mirkas, Senin (12/1).
Ia menambahkan, laporan sudah disampaikan sejak beberapa waktu lalu, namun belum ada respons resmi dari pihak PLN. Situasi ini membuat warga mempertanyakan komitmen perusahaan listrik negara tersebut dalam memberikan pelayanan yang cepat dan tanggap terhadap keluhan masyarakat.
Menurut Mirkas, kondisi kabel yang dibiarkan berlarut-larut bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga mengancam keselamatan warga. Karena itu, ia berharap PLN segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan perbaikan.
“Kami berharap PLN tidak menunggu sampai ada korban baru bertindak. Keselamatan warga seharusnya menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Warga RW 05 Kelurahan Anawai pun berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait agar potensi bahaya tersebut segera diatasi, sehingga masyarakat BTN Baito Permai dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Editor: Muh Fajar








