Kendari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan penyaluran bantuan pangan bagi warga terdampak banjir akan mulai dilakukan serentak pada Rabu (13/5/2026).
Sebanyak 52 ton beras dan 3.060 liter minyak goreng dijadwalkan meluncur ke enam kabupaten/kota yang terdampak bencana.
Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, usai berkoordinasi dengan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, saat meninjau langsung lokasi banjir di Sultra.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sultra, Ari Sismanto, menjelaskan bahwa bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) ini akan menyasar 10.405 jiwa atau sekitar 3.060 kepala keluarga yang tersebar di 33 kecamatan.
“Penyaluran mulai dilakukan besok. Setiap kepala keluarga akan mendapatkan bantuan pangan berupa beras dan satu liter minyak goreng. Ini adalah langkah cepat pemerintah untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat yang terdampak tetap terpenuhi,” ujar Ari Sismanto usai memimpin rapat koordinasi di Kendari, Selasa (12/5/2026).
Enam wilayah yang menjadi prioritas penyaluran adalah Kota Kendari, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Kolaka Timur (Koltim), Konawe Selatan (Konsel), Konawe, dan Kolaka.
Terkait mekanisme teknis, pemerintah kabupaten/kota melalui Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, dan BPBD setempat akan mengambil bantuan tersebut di gudang Bulog masing-masing daerah.
Untuk wilayah Kendari, Konawe, dan Konawe Utara, bantuan dapat diambil langsung di Bulog Kantor Wilayah Sultra di Kendari.
“Kami meminta seluruh jajaran di kabupaten/kota untuk segera mendistribusikan bantuan ini setibanya di daerah masing-masing agar manfaatnya langsung dirasakan warga,” tambahnya.
Editor: Redaksi








