666 Warga Binaan Rutan Kendari Bisa Nyoblos di Pilkada 2024


Kendari - Sebanyak 651 warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kendari telah tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk mengikuti Pilkada 27 November mendatang.
Dari total 766 warga binaan di rutan, hanya 651 yang memenuhi syarat untuk memilih. Mereka masih memiliki hak pilih atau dapat menyoblos meskipun berada di balik jeruji.
Selain itu, terdapat 15 warga binaan lainnya yang masuk dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Mereka telah berhasil melakukan perekaman KTP sebagai salah satu syarat penting untuk berpartisipasi dalam pemilu.
Dengan demikian, jumlah warga binaan Rutan Kendari yang berhak menyalurkan suara oada pilkada ke depan sebanyak 666 orang. Dari jumlah tersebut, terdapat 2 TPS di Rutan Kendari.
Kepala Rutan Kelas IIA Kendari, Herianto menjelaskan, tahun-tahun sebelumnya proses perekaman KTP menjadi tantangan tersendiri karena warga binaan harus dibawa ke kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).
Langkah ini dinilai cukup berisiko. Namun, berkat kerja sama antara Rutan Kendari dan Dukcapil, tahun ini perekaman KTP dipermudah. Kepala Disdukcapil secara langsung mendatangi Rutan Kendari untuk melakukan perekaman data.
"Kami sangat terbantu dengan adanya inisiatif ini. Tahun sebelumnya, kami harus membawa napi keluar rutan untuk perekaman KTP, yang tentunya berisiko. Sekarang, dengan Dukcapil datang langsung ke rutan, prosesnya jauh lebih mudah dan aman," jelasnya, Rabu (25/9).
Program ini diharapkan dapat memfasilitasi hak konstitusional warga binaan dalam menggunakan hak pilih mereka secara aman dan tepat waktu, sehingga proses demokrasi bisa berjalan dengan baik di lingkungan rutan.
Penulis: Memez
Berita BerikutnyaPenyaluran Pupuk Subsidi di Sulawesi Tenggara Sudah Tepat Sasaran
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







