Bahas soal Randis dengan Pj Bupati, Ketua DPRD Mubar Mengamuk

Kendaraan dinas. Foto: Dok. Istimewa.

Ketua DPRD Muna Barat (Mubar), Wa Ode Sitti Sariani Ilaihi marah-marah hingga membanting pintu. Emosi tak terkendali ini dilakukan lantaran Penjabat (Pj) Bupati, Dr Bahri, membahas soal kendaraan dinas (randis).

Ketegangan itu terjadi saat Pj Bupati Bahri, bersama Ketua DPRD Sariani, dua pimpinan dewan, Uking Djassa dan Agung Darma serta beberapa anggota dewan baru saja selesai santap siang menjelang rapat paripurna pembahasan APBD Perubahan 2022.

“Pak Pj Bupati, kita ini mitra. Jangan seenaknya dengan kebijakannya,” kata Sariani dengan suara lantang sambil berdiri meninggalkan kursinya.

Pj Bupati sempat menjelaskan bahwa sebelumnya Wakil Ketua DPRD, Uking Djassa, dan mantan Wakil Ketua DPRD Muna Barat, Cahwan telah mengembalikan randis yang mereka pegang.

Langkah itu menjadi lebih baik jika Ketua DPRD juga mengembalikan. Karena saat ini Pemda sementara melakukan pendataan aset. Kemudian pula, randis yang digunakan itu merupakan pengadaan Sekretariat Daerah tahun 2014.

“Saya hanya menjalankan aturan untuk menertibkan randis lebih dari satu yang dikuasai pejabat. Jadi, saya harap bu ketua bisa kembalikan,” kata Bahri dengan nada yang santun.

Sayangnya penjelasan Pj Bupati tersebut tak dihiraukan Ketua DPRD Sariani. Dia malah membanting pintu yang ada di hadapannya lalu menuju ruang rapat paripurna. Sikap yang tak layak ditiru itu disaksikan juga oleh hampir seluruh OPD dan sejumlah wartawan.

Dari sejumlah informasi, Ketua DPRD menguasai tiga unit randis roda empat. Satu unit mobil Pajero Sport warna putih, sebagai mobil jabatan baru, Nissan dan Innova milik setda.


Laporan: Denyi Risman

error: Content is protected !!
Exit mobile version