Bahri Bersama Petani Panen Padi Nusantara 1 Juta Hektare di Mubar

Panen padi Nusantara bersama para petani di Desa Lawada, Kecamatan Sawerigadi, Muna Barat, Minggu (12/3). Foto: Dok. Istimewa.

Mubar – Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar) mendukung penuh upaya pemerintah pusat yang dicanangkan Kementerian Pertanian (Kementan) melalui program Panen Padi Nusantara 1 Juta Hektare.

Hal itu ditandai dengan panen raya padi oleh Penjabat (Pj) Bupati Mubar Dr Bahri bersama petani di Desa Lawada, Kecamatan Sawerigadi pada Minggu, (12/3) siang.

Bahri mengatakan di tengah kondisi saat ini pemerintah terus berupaya menekan inflasi dengan melakukan berbagai program, salah satunya gerakan nasional panen padi Nusantara 1 Juta Hektare ini.

“Itu dalam rangka sejuta hektar panen padi yang dicanangkan Kementan untuk memenuhi kebutuhan beras di tengah inflasi,” ungkap Bahri.

Alumni STPDN angkatan 07 itu menyebut Pemkab Mubar saat ini tengah gencar melakukan berbagai upaya untuk dapat menekan laju inflasi.

“Program Panen Padi Nusantara ini diharapkan akan mampu dijadikan sebagai salah satu langkah nyata dalam pengendalian inflasi di Mubar. Sebagai sebuah gerakan serentak, Panen Nusantara dapat juga diupayakan untuk menekan laju inflasi harga beras dan dapat meningkatkan pendapatan petani lokal,” jelasnya.

Direktur Perencanaan Keuangan Daerah Kemendagri itu mengakui Desa Lawada merupakan daerah penghasil beras atau sebagai lumbung padi di Mubar.

“Dengan didukung dengan infrastruktur pengairan yang bagus dan terpelihara dengan baik walaupun ada penurunan debit air karena rusaknya sebagian Bendungan Laanofo,” lanjutnya.

01 Mubar itu berharap dengan program itu selain diharapkan dapat memenuhi kebutuhan beras di Mubar apalagi ditengah inflasi saat ini tetap terjaga, juga menciptakan ketahanan pangan di Kabupaten Muna Barat.

“Karena ada juga intervensi pemda, kita perlu membuat program pada APBD untuk menuju Mubar swasembada beras dengan membuka areal sawah baru,” tutur mantan Kabag Umum STPDN itu.


Editor: Denyi Risman

error: Content is protected !!
Exit mobile version