Basarnas Kendari Siagakan Ratusan Personel Amankan Natal-Tahun Baru 2025


Kendari - Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Kendari menyiagakan 117 personel serta 758 potensi SAR untuk pengamanan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Apel pembukaan siaga SAR Khusus Natal dan Tahun Baru juga sudah digelar di Halaman Kantor Basarnas Kendari pada Rabu (18/12).
Apel dipimpin langsung Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin, diikuti oleh seluruh pejabat dan personelnya.
Tujuan apel ini adalah terwujudnya pelayanan SAR yang cepat, tepat, aman, terpadu dan terkoordinasi dengan unsur-unsur terkait agar suasana liburan masyarakat berjalan aman, lancar dan nyaman.
Kepala Basarna RI, Marsekal Madya TNI Kusworo dalam amanat yang dibacakan Kepala KPP Kendari mengatakan terdapat peningkatan jumlah masyarakat yang mudik libur nataru kali ini akibat bersamaan dengan waktu libur sekolah.
Aktifitas perjalanan liburan saat Nataru ini tentu menggunakan moda transportasi darat, laut maupun udara yang memiliki kerawanan kecelakaan, apalagi di tengah issu cuaca ekstrem yang diramalkan oleh BMKG.
Mempertimbangkan kondisi faktual tersebut, kata dia, maka penyelenggaraan Siaga SAR Khusus Nataru harus tetap mengedepankan aspek keselamatan dalam pelaksanaannya.
Dalam amanatnya juga, Kepala Basarnas menginstruksikan kepada seluruh jajaran sektor pepaksana teknis Basarnas untuk tidak mengambil cuti tahunan selama siaga SAR khusus digelar agar tidak menggangu pelayanan terhadap masyarakat, demikian juga kepada awak kapal dan awak pesawat untuk turut melaksanakan siaga SAR khusus baik dilokasi yang telah ditetapkan maupun standby di homebase masing-masing agar dapat merespon setiap permintaan masyarakat terhadap Alut yang dimiliki.
Pelaksanaan siaga SAR Khusus Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 akan dilaksanakan selama 19 hari yakni pada 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 dimana puncak arus mudik natal diperkirakan pada 23 - 24 Desember 2024 dan puncak arus balik pada 26 - 27 Desember 2024.
Sedangkan puncak arus mudik Tahun Baru 30 - 31 Desember 2024 dan puncak arus balik pada 2 - 3 Januari 2025, sementara untuk tempat- wisata yang diperkirakan padat pengunjung pada 31 Desember 2024 - 1 Januari 2025.
Potensi ancaman yang perlu diwaspadai dalam pelaksanaan Siaga SAR Khusus Nataru tahun ini adalah diantaranya, bencana hidrometeorologi banjir, gelombang tinggi, longsor, banjir bandang dan angin puting beliung.
Bencana geologi gempa bumi dan tsunami. Kecelakaan transportasi yaitu kecelakaan kapal, pesawat dan jalan raya, serta kondisi Membahayakan Manusia diantaranya kedaruratan di tempat-tempat wisata.
Editor: Denis Risman
Berita BerikutnyaPKN Tingkat II, Kadis Dikbud Sultra Luncurkan Program Smart BLUD SMK
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







