Buaya 2 Meter Terjerat Jaring Nelayan di Kendari, Seorang Warga Gelar Ritual Telur

Sultranesia
1 Min Baca
Buaya 2 Meter Terjerat Jaring Nelayan di Kendari, Seorang Warga Gelar Ritual Telur
Seorang pria paruh baya terlihat melakukan ritual dengan mengelus punggung buaya sambil membacakan doa atau mantra, kemudian memecahkan sebutir telur di atas punggung reptil tersebut. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari - Seekor buaya sepanjang sekitar dua meter menggegerkan warga Kelurahan Tondonggeu, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), setelah ditemukan terjerat sero atau jaring ikan milik nelayan di sekitar permukiman warga, Senin (3/8).

Sebelum dievakuasi oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Kendari, suasana sempat menyita perhatian warga.

Seorang pria paruh baya terlihat melakukan ritual dengan mengelus punggung buaya sambil membacakan doa atau mantra, kemudian memecahkan sebutir telur di atas punggung reptil tersebut.

Berdasarkan informasi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kendari, laporan mengenai keberadaan buaya diterima pada pukul 15.05 WITA dari seorang warga bernama Dedhy Aditya.

Dalam laporannya warga menyampaikan bahwa seekor buaya terjerat pada sero atau jaring ikan di sekitar kawasan permukiman sehingga dikhawatirkan membahayakan warga.

Mendapat laporan tersebut, Tim Operator Komunikasi bersama Tim Rescue Damkar Kota Kendari langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 15.45 WITA. Saat dilakukan pengecekan, buaya tersebut ternyata telah lebih dulu diamankan oleh warga setempat.

Selanjutnya, Tim Rescue melakukan pemeriksaan kondisi satwa tersebut sebelum mengevakuasinya ke Markas Komando (Mako) Damkar Kota Kendari untuk penanganan lebih lanjut.


Editor: Muh Fajar

Berita BerikutnyaBegini Kronologi Penganiayaan yang Seret Sekda Konawe Selatan Jadi Tersangka
Bagikan:

Baca Juga