Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam


Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur dari luar daerah yang lebih murah membuat peternak Muna Barat kesulitan bersaing di pasar.
Persoalan tersebut disampaikan Darwin saat memimpin apel gabungan di halaman Kantor Bupati Muna Barat, Selasa (3/11/2026).
Darwin mengatakan, salah satu hambatan utama peternak lokal adalah tingginya biaya produksi, terutama pakan ayam. Kondisi itu membuat harga telur produksi Muna Barat sulit menyesuaikan dengan telur yang dipasok dari Sulawesi Selatan.
“Perbedaan harga memang menjadi hal yang paling dialami oleh peternak-peternak kita di Kabupaten Muna Barat,” kata Darwin.
Menurutnya, persoalan pakan harus menjadi perhatian serius untuk memperkuat daya saing peternak. Pemerintah daerah juga tengah melihat peluang memaksimalkan pabrik pengolahan pakan yang dibangun di Desa Bungkolo, Kecamatan Barangka.
Darwin menyebut harga pakan yang ditawarkan usaha tersebut berkisar Rp360 ribu hingga Rp380 ribu per karung. Sementara peternak lokal masih membeli pakan dengan harga sekitar Rp420 ribu per karung.
“Memang kendalanya adalah pakan. Nah, ini yang akan kita maksimalkan,” ujarnya.
Di sisi lain, Darwin mengungkapkan produksi telur di Muna Barat telah mencapai sekitar 40 ribu hingga 50 ribu butir, termasuk produksi peternak swasta.
Pemerintah daerah juga telah menganggarkan tambahan 20 ribu ayam petelur dan 15 ribu ayam potong dalam anggaran perubahan 2026. Selain itu, disiapkan bantuan sekitar 260 ekor kambing dan tambahan ayam KUB.
Namun, Darwin menegaskan penambahan populasi ternak tidak akan maksimal apabila peternak masih kesulitan bersaing dalam harga jual.
“Percuma kita tambah bibit terus, sementara kita tidak bisa bersaing dengan harga telur dari luar Sulawesi Tenggara,” tegasnya.
Darwin juga mengajak aparatur sipil negara (ASN) di Muna Barat ikut mendukung peternak lokal dengan memanfaatkan telur hasil produksi daerah.
Ia berharap upaya tersebut dapat memperkuat pasar telur lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak di Muna Barat.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaDarwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…
Purnama Saboli Unggul Tanpa Lawan di Musda Golkar Konawe, Ini Target Politiknya
Konawe – Purnama Saboli resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Konawe periode 2026-2031. Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Daerah…






