Buton Utara – Debu jalan yang berterbangan saat kendaraan melintas, lubang-lubang yang menganga bagai jebakan, dan aspal yang mulai rapuh seperti usia yang menua kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Buton Utara.
Jumat (21/3), Bupati Buton Utara, Afirudin Mathara, bersama Kepala Dinas PUPR Buton Utara turun langsung meninjau kondisi jalan provinsi di Kecamatan Bonegunu dan Kecamatan Kulisusu Barat.
Jalan-jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat itu akan segera disentuh oleh program 100 hari kerja bupati dan wakilnya, Rahman.
“Memperhatikan MoU antara Pemerintah Kabupaten Buton Utara dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, terdapat pembagian kewenangan perbaikan jalan, di antaranya pekerjaan pemeliharaan jalan menjadi kewenangan kabupaten, sedangkan peningkatan jalan menjadi kewenangan provinsi,” ujar Afirudin di lokasi peninjauan.
Tak hanya meninjau, Bupati memastikan bahwa mulai Sabtu (22/3), titik-titik jalan yang menjadi tanggung jawab Pemkab Buton Utara akan mulai dikerjakan.
Meski hanya dalam batas pemeliharaan, ia berharap upaya ini bisa menjadi solusi awal bagi masyarakat yang selama ini mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan.
“Harapan kita sebenarnya tidak hanya sebatas pemeliharaan, akan tetapi kewenangan kami di kabupaten hanya sebatas melakukan pemeliharaan,” ungkapnya.
Namun, ada kabar baik dari hasil koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Bupati mengungkapkan bahwa beberapa titik jalan rusak akan mendapat peningkatan kualitas dalam waktu dekat.
“Insyaallah tahun ini akan ada pengaspalan jalan provinsi di Kabupaten Buton Utara,” tambahnya.
Editor: Denyi Risman