Capaian Penyusunan SKP ASN Kendari Tembus 99,62 Persen, Tertinggi di Sultra

Sultranesia
2 Min Baca
Capaian Penyusunan SKP ASN Kendari Tembus 99,62 Persen, Tertinggi di Sultra
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, saat memimpin apel gabungan ASN lingkup Pemerintah Kota Kendari di Lapangan Kantor Balai Kota Kendari, Selasa (18/8/2026). Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Pengelolaan kinerja aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mencatat capaian tinggi dalam penyusunan dan penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) tahun 2025.

Berdasarkan data Kantor Regional IV Badan Kepegawaian Negara (BKN) Makassar, penyusunan SKP ASN Pemkot Kendari mencapai 99,62 persen, sedangkan penilaiannya mencapai 96,95 persen.

Capaian tersebut menempatkan Pemkot Kendari dalam lima besar wilayah kerja Kanreg IV BKN Makassar sekaligus menjadi capaian tertinggi di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Data BKN mencatat dari total 10.949 ASN yang menjadi sasaran penyusunan SKP, sebanyak 10.571 ASN telah menyelesaikan penyusunan SKP.

Sementara pada tahap penilaian, sebanyak 10.249 dari 10.463 SKP telah diselesaikan penilaiannya.

Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari partisipasi ASN dalam menjalankan seluruh tahapan pengelolaan kinerja melalui aplikasi E-Kinerja BKN.

“Terima kasih kepada seluruh ASN Pemerintah Kota Kendari atas partisipasinya menginput Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) melalui E-Kinerja BKN,” kata Alfian.

Menurut dia, tingginya capaian penyusunan dan penilaian SKP menunjukkan proses pengelolaan kinerja ASN di lingkungan Pemkot Kendari telah berjalan secara tertib dan konsisten.

Kabid Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan BKPSDM Kota Kendari Mahfud mengatakan persentase tersebut juga menggambarkan keseriusan perangkat daerah dalam memastikan setiap tahapan pengelolaan kinerja diselesaikan sesuai ketentuan.

“Angka-angka tersebut menunjukkan kinerja pengelolaan kinerja aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Kendari berada pada tingkat yang sangat baik dan konsisten,” ujarnya.

Meski demikian, Mahfud mengakui masih terdapat sebagian kecil SKP yang belum selesai atau belum lengkap. Namun, jumlahnya relatif kecil dibandingkan keseluruhan ASN yang menjadi sasaran pengelolaan kinerja.

Pengelolaan SKP melalui E-Kinerja BKN merupakan bagian dari siklus manajemen kinerja ASN, mulai dari perencanaan sasaran kerja hingga penilaian terhadap hasil yang telah dicapai.

Karena itu, capaian hampir 100 persen tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyelesaian administrasi, tetapi juga menunjukkan tingkat kepatuhan perangkat daerah dalam menjalankan tahapan pengelolaan kinerja secara utuh.

Mahfud mengatakan capaian penyusunan sebesar 99,62 persen dan penilaian 96,95 persen menjadi gambaran bahwa proses perencanaan hingga evaluasi kinerja ASN di lingkungan Pemkot Kendari telah berjalan secara konsisten.

“Pencapaian ini membuktikan ketertiban, ketelitian, serta keseriusan instansi dalam melaksanakan siklus perencanaan hingga penilaian kinerja secara utuh dan tepat waktu,” jelasnya.

Meski capaian tergolong tinggi, BKPSDM Kota Kendari tetap meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) meningkatkan pengawasan internal.

Mahfud meminta kepala OPD melakukan pengawasan secara berjenjang, terutama terkait kinerja dan disiplin pegawai.

Langkah tersebut diperlukan agar pengelolaan kinerja ASN tidak hanya mengejar penyelesaian dokumen SKP, tetapi juga memastikan sasaran kerja yang ditetapkan benar-benar berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Ke depan, BKPSDM Kota Kendari akan terus mendorong konsistensi ASN dalam pengelolaan kinerja berbasis digital.

Targetnya, proses penyusunan dan penilaian SKP tidak berhenti pada capaian administratif, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kinerja aparatur dan pelayanan publik di Kota Kendari.


Editor: Andise SL

Berita BerikutnyaTiga Besar Seleksi Sekda Sultra Diumumkan, Siapa yang Jadi Pilihan Akhir?
Bagikan:

Baca Juga