Cara Unik Tslatsa Asdiqha Group Bangun Kedekatan dengan Warga Lewat Lomba 17-an

Sultranesia
2 Min Baca
Cara Unik Tslatsa Asdiqha Group Bangun Kedekatan dengan Warga Lewat Lomba 17-an
Lomba karaoke menjadi salah satu cara sederhana PT Tslatsa Asdiqha Group membangun kedekatan dengan masyarakat kantornya yang berada di Kelurahan Wundodopi, Kota Kendari. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Suara sorak warga, tarik tambang, lomba makan kerupuk hingga karaoke menjadi cara sederhana PT Tslatsa Asdiqha Group membangun kedekatan dengan masyarakat sekitar kantornya di Kelurahan Wundodopi, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Sebanyak 38 peserta yang terdiri dari warga sekitar dan karyawan perusahaan berbaur dalam berbagai perlombaan yang digelar di Kantor Tslatsa Asdiqha Group, Jalan Kehutanan, Kendari, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi lebih dari sekadar perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Lomba-lomba yang digelar justru menjadi ruang pertemuan antara perusahaan dan masyarakat untuk membangun komunikasi serta mempererat hubungan kekeluargaan.

Beragam permainan khas perayaan kemerdekaan turut memeriahkan kegiatan, mulai dari tarik tambang, bola gotong, lari kelereng, makan kerupuk, hingga karaoke.

Meski dikemas sederhana, antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga berakhirnya kegiatan. Warga dan karyawan tampak saling berbaur, mendukung peserta, dan menikmati setiap perlombaan yang berlangsung.

Chief Executive Officer (CEO) PT Tslatsa Asdiqha Group, Fajar S. Tanawali, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas dalam suasana santai agar hubungan antara perusahaan dan masyarakat sekitar dapat terjalin lebih dekat.

Menurutnya, nilai utama dari kegiatan tersebut bukan terletak pada hadiah yang diperebutkan, melainkan kebersamaan yang tercipta antara perusahaan, karyawan, dan masyarakat.

“Jangan melihat dari hadiahnya, tetapi yang paling penting kami di perusahaan ingin lebih dekat dengan warga sekitar. Melalui olahraga dan perlombaan dalam perayaan 17 Agustus ini, kita bisa membangun silaturahmi dan kebersamaan,” ujar Fajar.

Ia menilai hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang saling mendukung.

Karena itu, kegiatan serupa diharapkan tidak berhenti pada perayaan kemerdekaan tahun ini. Tslatsa Asdiqha Group berencana melanjutkan kegiatan tersebut pada tahun-tahun mendatang dengan konsep yang lebih meriah dan melibatkan lebih banyak masyarakat.

“Kita akan terus lakukan setiap tahunnya. Kalau perlu, ke depan kita meriahkan lebih bagus lagi dan hadiahnya kita tambah agar peserta semakin bersemangat mengikuti kegiatan,” katanya.

Melalui kegiatan sederhana tersebut, Tslatsa Asdiqha Group ingin menunjukkan bahwa kedekatan dengan masyarakat tidak selalu harus dibangun melalui kegiatan formal.

Terkadang, kebersamaan bisa tumbuh dari hal-hal sederhana, seperti berdiri dalam satu tim saat tarik tambang, tertawa bersama ketika lomba berlangsung, hingga saling memberi dukungan dalam sebuah kompetisi.

Bagi warga Wundodopi dan keluarga besar Tslatsa Asdiqha Group, perayaan kemerdekaan kali ini pun menjadi ruang untuk memperkuat hubungan, membangun silaturahmi, dan menjaga kebersamaan agar terus tumbuh di lingkungan sekitar perusahaan.


Editor: Redaksi

Berita BerikutnyaKendari Bidik Kemiskinan Turun Jadi 3,90 Persen pada 2027
Bagikan:

Baca Juga