Daerah Paling Rawan Bencana di Sultra, Konawe Punya Indeks Tertinggi


Kendari - Sejumlah daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) tercatat memiliki tingkat risiko bencana yang cukup tinggi berdasarkan data inaRISK yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
inaRISK sendiri merupakan portal hasil kajian risiko bencana yang menampilkan informasi ancaman bencana, kerentanan (populasi, kerugian fisik, ekonomi, dan lingkungan), kapasitas, dan risiko bencana.
inaRISK juga dapat menampilkan pantauan indeks risiko bencana. inaRISK dikembangkan oleh BNPB melalui kolaborasi bersama kementerian dan lembaga yang berkaitan dengan penanggulangan bencana di Indonesia. Portal ini bersifat dinamis, instansi lain dapat berkolaborasi
Data tersebut menampilkan 12 dari 17 kabupaten/kota di Bumi Anoa masuk dalam wilayah risiko tinggi, adapun daerah dengan indeks tertinggi yakni Konawe dengan nilai 252,29.
Selanjutnya terdapat Buton Selatan dengan 236.13, serta Muna dengan 235.89.
Beberapa daerah lain yang masuk dalam daftar resiko tinggi diantaranya Konawe Kepulauan (230.93), Kota Baubau (215.58) Konawe Selatan (209.83), Buton Utara (208.24), dan Buton Tengah (200.06).
Lalu disusul Kolaka Utara (198.37), Konawe Utara (188.80), Kolaka (182.82), serta Buton (180.22)
Sementara itu, 5 wilayah lain yang masuk dalam kategori risiko sedang yakni Wakatobi (174.78), Kolaka Timur (167.18), Muna Barat (167.57), Bombana (164.12), dan Kota Kendari (115.40).
Data ini menunjukkan tingkat risiko relatif berdasarkan indeks BNPB, bukan berarti daerah tersebut selalu mengalami bencana atau seluruh wilayahnya memiliki tingkat kerawanan yang sama.
Editor: Andise SL
Berita BerikutnyaKasus Kebakaran di Konsel Melonjak, 21 Karhutla dan 4 Rumah Warga Terbakar
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







