DPRD Sultra Kembali Usulkan Tiga Nama Calon Pj Gubernur ke Mendagri


Kendari - DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mengusulkan tiga nama calon Penjabat (Pj) Gubernur ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).
Ketiga nama yang kembali diusulkan menjadi calon Pj Gubernur Sultra itu adalah Sekjend Kemenkumham, Andap Budhi Revianto, Sekda Sultra, Asrun Lio, dan Rektor Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, Zamrun Firihu.
Pengusulan itu dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Sultra dengan agenda pokok pengambilan keputusan atas Ranperda tentang RPJPD Tahun 2025-2045 di ruang rapat paripurna DPRD Sultra pada Selasa (6/5).
Pengusulan ini diawali dari kata pengantar Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Saleh, yang menyampaikan kepada forum bahwa Kemendagri telah mengirimi surat yang pada intinya meminta tiga nama usulan DPRD Sultra untuk menjadi Pj Gubernur Sultra.
Abdurrahman Saleh kemudian meminta persetujuan kepada para anggota DPRD untuk kembali mengusulkan tiga nama calon Pj Gubernur Sultra yang sama dengan sebelumnya.
"Seperti kita ketahui, sebelumnya kita sudah mengusulkan tiga nama calon Pj Gubernur, ketiganya adalah Pak Andap, Pak Asrun, dan Pak Zamrun. Dan hari ini dalam Paripurna ini, mengingat telah adanya surat Kemendagri, apakah setuju jika nama ini kembali kita usulkan menjadi calon Pj Gubernur Sultra," kata Abdurrahman Saleh.
"Setuju," sahut seluruh anggota DPRD Sultra yang hadir dalam rapat paripurna.
Selanjutnya, Abdurrahman Saleh meminta agar seluruh anggota DPRD Sultra dan undangan yang hadir untuk berdiri sebagai tanda persetujuan kepada tiga nama calon penjabat gubernur yang diusulkan tersebut.
Seluruh anggota DPRD Sultra dan undangan pun berdiri dan mengatakan setuju.
"Baik, selanjutkan kami akan tandatangani surat persetujuan bersama ini, dan tiga nama tersebut akan kembali diusulkan," katanya.
Selanjutnya, Anggota DPRD Sultra, Suwandi Andi, membacakan surat keputusan bersama tentang persetujuan DPRD terhadap tiga nama usulan Pj Gubernur.
Suwandi Andi dalam penjelasannya di depan forum mengatakan bahwa kembali mengusulkan Andap yang saat ini merupakan Pj Gubernur Sultra karena dianggap berhasil dan menorehkan sejumlah prestasi nasional selama memimpin Bumi Anoa.
Seperti diketahui bahwa massa jabatan Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, akan berakhir pada 5 September 2024, sehingga Kemendagri mengirimkan surat untuk pengisian jabatan Pj Gubernur Sultra agar tidak terjadi kekosongan.
Laporan: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaDPW PKB Sultra Laporkan Lukman Edy ke Polisi Atas Dugaan Fitnah
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







