News  

Harga Naik, Pengeluaran Meningkat, Sultra Inflasi 3,35 Persen, Kendari Tertinggi

Ilustrasi Inflasi. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami inflasi sebesar 3,35 persen secara tahunan atau year-on-year pada Agustus 2026.

Berdasarkan data BPS Sultra yang dirilis pada 1 September 2026, inflasi tersebut tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 114,02.

Dari sejumlah wilayah yang menjadi daerah pengukuran inflasi, Kota Kendari mencatat angka inflasi tertinggi, yakni 3,66 persen dengan IHK 113,23.

Sementara itu, Kabupaten Konawe menjadi daerah dengan inflasi terendah di Sultra, yaitu sebesar 2,48 persen dengan IHK 113,90.

Inflasi yang terjadi di Sulawesi Tenggara dipicu oleh kenaikan harga yang ditunjukkan dengan meningkatnya seluruh indeks kelompok pengeluaran.

Kelompok makanan, minuman dan tembakau mengalami inflasi sebesar 2,07 persen. Kemudian pakaian dan alas kaki sebesar 0,27 persen.

Selanjutnya, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mengalami kenaikan sebesar 2,63 persen.

Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga juga mengalami inflasi sebesar 3,36 persen. Sementara kelompok kesehatan naik 0,76 persen.

Kenaikan cukup tinggi terjadi pada kelompok transportasi yang mencapai 6,66 persen.

Kemudian kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami inflasi sebesar 1,99 persen, rekreasi, olahraga, dan budaya 1,09 persen, serta pendidikan sebesar 3,08 persen.

Kelompok penyediaan makanan dan minuman restoran juga mengalami kenaikan sebesar 3,14 persen.

Sementara itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat inflasi tertinggi, yakni mencapai 8,01 persen.

Meski secara tahunan mengalami inflasi, Sulawesi Tenggara justru mencatat deflasi secara bulanan atau month-to-month (m-to-m) sebesar 0,31 persen pada Agustus 2026.

Adapun secara kumulatif sejak awal tahun atau year-to-date (y-to-d), inflasi Sulawesi Tenggara tercatat sebesar 4,02 persen.


Editor: Andise SL

error: Content is protected !!