Hilux Diduga Serempet Pikap di Konsel, Korban Luka-Mengaku Ditantang Berkelahi


Konawe Selatan - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah Toyota Hilux bernomor polisi DT 8186 FH dan mobil pikap terjadi di kawasan Gunung Merah, Desa Boro-Boro, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, Rabu (3/6) sekitar pukul 13.30 Wita.
Dalam insiden tersebut, pengemudi mobil pikap bernama Pida mengalami luka di bagian pipi kanan akibat pecahan spion yang hancur saat kedua kendaraan bersenggolan. Korban pun harus mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi saat Toyota Hilux melaju dari arah berlawanan dan diduga menyerempet kendaraan yang dikemudikan Pida. Sejumlah warga yang berada di lokasi juga menduga pengemudi Hilux berada dalam kondisi dipengaruhi minuman keras.
Namun, dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.
Pida menuturkan, saat kejadian dirinya bersama keluarga sedang dalam perjalanan dari Kecamatan Mowila menuju Kota Kendari untuk berbelanja.
"Setelah sampai di pendakian Gunung Merah Boro-Boro, mobil Hilux dari arah berlawanan langsung menyerempet kendaraan kami hingga mengenai spion dan pecah," katanya.
Akibat benturan tersebut, pecahan kaca spion mengenai wajah Pida hingga menyebabkan luka dan mengeluarkan darah.
"Ini pipiku luka keluar darah. Untung bukan di mataku yang kena," ujarnya.
Yang membuat korban semakin kecewa, menurutnya, pengemudi Hilux tidak menunjukkan itikad baik setelah kejadian. Alih-alih meminta maaf, pengemudi tersebut disebut justru menantangnya berkelahi sebelum meninggalkan lokasi.
"Kami sesalkan dia tidak meminta maaf. Langsung pergi begitu saja," ungkap Pida.
Peristiwa ini menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah saksi menyebut pengemudi Hilux diduga berada dalam kondisi mabuk saat mengemudikan kendaraan. Meski demikian, keterangan tersebut masih perlu dibuktikan melalui proses penyelidikan lebih lanjut oleh aparat kepolisian.
Hingga berita ini diturunkan, identitas pengemudi Toyota Hilux belum diketahui dan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaSultra Masuk 10 Besar Provinsi Paling Bahagia di Indonesia
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







