Ini 8 Arah Strategis Pembangunan Pj Gubernur Sultra di Tahun 2024


Kendari - Pj Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Revianto sudah menyiapkan delapan arah strategis pembangunan di Tahun 2024.
Hal itu ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam Sultra Economic Outlook 2024 yang digelar Tribun Network Kompas Gramedia Group berkerjasama dengan Pemerinta Provinsi Sultra pada Selasa (5/12) di Kantor Gubernur.
Diskusi yang bertajuk potensi investasi pada tahun politik ini menghadirkan Nlnarasumber dari berbagai latar belakang.
Di antaranya, Plt Deputi Koordinator Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Feri Irawan, Kepala BPS dan Kepala BI Sultra, termasuk dari akademisi yakni Syamsul Anam Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Haluoleo.
Selaku narasumber, Andap membicarakan tiga hal. Pertama mengenai arah dan prioritas program pembangunan Sultra 2024. Kedua, kebijakan dan program dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan menjaga laju inflasi. Ketiga mengenai kebijakan program Pemprov Sultra dalam mendorong dan menjaga geliat investasi di Bumi Anoa.
Andap memaparkan, berdasarkan data BPS, secara kumulatif pertumbuhan ekonomi triwulan satu sampai dengan tiga Tahun 2023 mengalami kenaikan sebesar 5,39 persen di banding tahun sebelumnya.
"Kecenderungan pertumbuhan ekonomi ini memberikan optimisme bahwa Sultra pada 2024 akan dapat terus mempertahankan tren positif pertumbuhan ekonomi," kata Andap.
Optimisme tren positif pertumbuhan ekonomi di Bumi Nikel ini kemudian disambut dengan menyiapkan delapan arah strategis pembangunan Tahun 2024.
Pertama, pengendalian harga dan ketersediaan pangan. Kedua, program kesejahteraan masyarakat meliputi penanganan kemiskinan serta stunting dsbnya. Ketiga, akses permodalan berbasis digital dan kearifan lokal. Keempat, percepatan penyelesaian PSN.
Kemudian kelima, optimalisasi pemberdayaan pariwisata. Keenam, investasi hilirisasi nikel dan aspal. Ketujuh, penyederhanaan prosedur dan tata kelola pelayanan publik. Kedelapan, menciptakan Pemilu Beradat, berorientasi aman, damai, dan toleransi.
Andap juga menjelaskan bahwa alokasi anggaran Pemprov Sultra akan mengakomodir lima bidang untuk kesejahteraan rakyat.
Pertama sandang pangan papan, lalu ada pendidikan dan kebudayaan. Selanjutnya, kesehatan, pekerjaan dan jaminan sosial. Kehidupan sosial, perlindungan hukum dan Ham. Juga mengenai infrastruktur dan lingkungan hidup, serta kelanjutan pendataan data desa kelurahan presisi dan Pemilu.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaPolda Sultra Lengkapi Berkas Perkara Kasus Korupsi Proyek Jalan di Koltim
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







