Ini Penjelasan Pertamina soal Antrian Panjang di SPBU Kendari


Kendari - Pertamina Petra Niaga Regional Sulawesi menjelaskan soal penyebab terjadinya antrian panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) sejak beberapa hari terakhir.
"Sehubungan dengan kejadian antrian kendaraan di beberapa SPBU di Kota Kendari dan sekitarnya pada beberapa hari belakangan, itu dikarenakan terjadinya peningkatan konsumsi jenis BBM terutama Pertalite," jelas Area Manager Comm, Rel and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, dalam keterangannya, Rabu (4/9).
"Pertamina masih berupaya untuk memenuhi ketersediaan BBM bagi masyarakat Kota Kendari dan sekitarnya," tambah Fahrougi.
Dia menjelaskan, kondisi stok BBM untuk wilayah Kendari dalam kondisi yang relatif aman, saat ini stok BBM di Integarted Terminal BBM Kendari yang merupakan tempat penerimaan, pendistribusian dan penyaluran BBM untuk jenis Gasoline seperti Pertalite sebanyak 4,1 ribu kilo liter, Pertamax sebanyak 388 kilo liter, Pertamax Turbo sebanyak 17 kilo liter, sedangkan stok BBM untuk jenis Gasoil seperti Solar sebanyak 3,4 ribu kilo liter.
Pertamina berencana akan menambah supply BBM jenis Pertalite untuk wilayah Kota Kendari sebanyak 129 persen dari alokasi rata-rata normal atau 584 kilo liter harian pada bulan September.
"Ini merupakan komitmen Pertamina agar kebutuhan masyarakat terpenuhi," katanya.
Sebagaimana diketahui kuota BBM subsidi diusulkan oleh Pemda setempat kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) yang kemudian dilakukan pembahasan usulan kuota di Kementerian ESDM, setelah itu disampaikan kepada Kementerian Keuangan dan penetapan kuota diputuskan oleh DPR RI Komisi 7 dan Banggar yang finalnya disampaikan kepada BPH Migas.
"Masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan, stok BBM di SPBU tercukupi, Pertamina menyalurkan BBM sesuai dengan kuota yang diberikan oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas," imbaunnya.
Pembelian solar subsidi dengan menggunakan QR code saat ini mulai berlaku untuk propinsi Gorontalo dan saat ini seluruh SPBU telah menerapkannya.
Untuk Propinsi Sulawesi Tenggara pembelian Pertalite dengan menggunakan QR Code masih dalam tahap sosialisasi dan pendaftaran, tentunya dengan penerapan QR code akan memudahkan para pengguna yang berhak mendapatkan Pertalite bersubsidi.
BBM bersubsidi merupakan hak masyarakat kurang mampu agar mendapatkan energi dengan harga terjangkau. Karena itu, setiap penyelewengan terhadap BBM bersubsidi merupakan tindakan kriminal melawan hukum dan pelakunya akan berhadapan dengan aparat penegak hukum.
"Jika masyarakat menemukan dan mencurigai adanya praktik-praktik kecurangan di lapangan, dapat melaporkan kepada aparat yang berwenang atau melaporkan ke Pertamina," pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaCalon Tunggal Vs Kotak Kosong di Pilkada Mubar: Sah Berdasarkan UU
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







