Jaelani Dinilai Punya Pengaruh Kuat di Pilgub Sultra 2024


Kendari - Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jaelani dinilai akan memiliki pengaruh besar dalam dukungannya terhadap kandidat yang akan maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sultra 2024.
Pasalnya, Jaelani merupakan Caleg DPR RI asal daerah pemilihan (dapil) Sultra yang suaranya moncer di Pileg 2024.
Jelani diketahui merupakan Caleg DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sultra yang memperoleh suara terbanyak. Ia mengumpulkan 116.426 suara mengalahkan sejumlah politikus kawakan di Bumi Anoa.
"Jarak Pileg dan Pilgub Sultra ini sangat berdekatan. Pastinya, arah dukungan pak Jaelani dan PKB ini patut ditunggu. Kira-kira mendukung siapa di Pilgub Sultra nanti. Arah dukungannya akan memiliki pengaruh besar," kata salah satu dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari La Ode Efrianto, Rabu 1 Mei 2024.
Menurut Efrianto, mesin politik Jaelani masih panas-panasnya setelah suksesi di Pileg 2024 kemarin. Tentunya, kata dia, Jaelani dengan basis kuatnya, bisa ikut mendongkrak suara calon yang akan diusung di Pilgub Sultra 2024.
"Pak Jaelani ini mesin politiknya masih kuat. Saya melihatnya, setelah sukses di Pileg kemarin, target selanjutnya adalah Pilgub Sultra," jelas Efrianto.
Saat ini, PKB Sultra memiliki 3 kursi di DPRD Sultra hasil Pemilu 2024. Masih membutuhkan 6 kursi dari partai koalisi untuk bisa mengusung pasangan calon di Pilgub Sultra.
Menurut Efrianto, posisi PKB di DPRD Sultra jangan hanya dilihat pada kuantitas kursinya semata. Tetapi, kata dia, di PKB ada Jaelani yang memecahkan rekor suara pada Pemilu 2024 kemarin di dapil Sultra.
"Posisi Jaelani dengan suaranya yang besar di Pileg 2024 kemarin patut diperhitungkan. Sebuah keuntungan bagi calon gubernur bila diusung oleh PKB," imbuhnya.
Saat ini, desk pilkada DPW PKB Sultra telah membuka penjaringan. Kandidat calon Gubernur Sultra yang pertama mengembalikan formulir pendaftaran adalah Andi Sumangerukka.
Mantan Pangdam Hasanuddin ini merupakan Caleg DPR RI pada Pemilu 2024 yang menjadi saingan Jaelani dalam perolehan suara terbanyak secara individu di Dapil Sultra.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Sultra Jaelani menyebut, pihaknya akan mengusung calon jika sudah mengikuti penjaringan di PKB Sultra.
"Pastinya harus daftar dulu di PKB. Ikut prosesnya dan kembalikan berkas berdasarkan jadwal yang ditetapkan," ujar Jaelani.
Menurut Jaelani, penjaringan bakal calon Gubernur Sultra ini merupakan amanah dari DPP.
Tentunya, lanjut dia, dalam proses penjaringan ini dilakukan secara terbuka dan seluruh bakal calon harus memenuhi persyaratan dari PKB.
"Artinya, semua memiliki peluang yang sama untuk diusung PKB di Pilgub Sultra 2024 ini. Makanya, proses penjaringan secara terbuka," jelas Jaelani dalam rilisnya.
Terhadap kriteria bakal calon yang bakal diusung oleh PKB di Pilgub Sultra nanti, kata Jaelani, merupakan kewenangan DPP. Namun, sebelum itu, DPP akan lebih dulu meminta pendapat di tingkat DPW.
Selain itu, tambah dia, DPP akan melihat potensi kemenangan bakal calon dalam kontestasi di Pilgub Sultra melalui hasil survei serta kesamaan pemahaman dengan semangat PKB.
"Tentunya, banyak indikator calon untuk diusung oleh PKB di pilkada serentak 2024 ini. Semua juga berlaku baik di tingkat calon bupati atau wali kota hingga calon gubernur," kata Caleg DPR RI terpilih ini.
Jaelani menuturkan, PKB memiliki tiga kursi di DPRD Sultra. Pastinya, membutuhkan koalisi dengan partai lain untuk bisa mengusung pasangan calon.
Berdasarkan Undang-Undang 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra minimal bisa diusung 20 persen kursi di DPRD Provinsi Sultra.
"Artinya, calon yang akan kita usung ini juga minimal sudah memastikan dukungan dari partai politik lainnya yang memiliki kursi di DPRD Sultra. Ini juga menjadi salah satu pertimbangan kami PKB untuk bisa mengusung calon di Pilkada 2024," pungkasnya. Rilis
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaWelcome Parade Sambut Hari Perdana Tugas Brigjen Dwi Sebagai Kapolda Sultra
Baca Juga
Di Tengah Polemik, ASR Tak Sebut Nama Ridwan Bae dalam Sambutan Pelantikan Golkar Sultra
Kolaka – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR), tidak menyebut nama anggota DPR RI dari Partai Golkar, Ridwan Bae, dalam sambutannya pada pelantikan pengurus DPD Partai Golkar…
DPD I dan II Golkar se-Sultra Resmi Dilantik Serentak, Target 'Kuasai' DPRD di Pemilu 2029
Kolaka - Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama ketua dan pengurus DPD II kabupaten/kota se-Sultra resmi dikukuhkan di Alun-alun 19 November…
Target Tambah Kursi pada 2029, Sarmuji Ingatkan Golkar Sultra Jangan Sekadar Janji
Kolaka – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mengingatkan pengurus DPD Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) agar tidak sekadar menyusun program dan mengumbar janji…
Sarmuji Minta Golkar Sultra Dekati Generasi Z dan Kuasai Ruang Digital
Kolaka – Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, meminta pengurus DPD Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) memperkuat pendekatan kepada generasi muda, khususnya Generasi Z. Menurutnya, kekuatan tokoh…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…
Purnama Saboli Unggul Tanpa Lawan di Musda Golkar Konawe, Ini Target Politiknya
Konawe – Purnama Saboli resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Konawe periode 2026-2031. Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Daerah…







