Kajati Minta Pegawai Kejari Kendari yang Intimidasi Jurnalis Minta Maaf


Kendari - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tenggara (Sultra), Patris Yusrian Jaya, sangat menyesalkan adanya intimidasi terhadap lima jurnalis saat meliput di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari.
"Kami sangat menyesalkan kejadian itu, dan kami anggap itu aksi spontanitas di lapangan," kata Patris saat menemui wartawan di halaman kantornya, Kamis (22/6).
Patris mengatakan sudah menyapaikan agar pegawai Kejari yang melakukan intimidasi untuk menemui jurnalis dan meminta maaf.
"Yang bersangkutan sudah ingin menemui untuk meminta maaf, tidak tahu saya pelaksananya seperti apa, tapi intinya yang bersangkutan juga menyesali apa yang dilakukannya," jelasnya.
"Dan saya sudah sampaikan dengan tegas kejadian seperti itu tidak boleh terulang lagi," tegas dia.
Saat ini memang belum ada sanksi terhadap pegawai Kejari, namun Patris menegaskan bakal memberi pembinaan sehingga tidak akan mengulangi hal seperti itu lagi.
"Mungkin cukup kita beri peringatan. Kan peringatan itu sudah sebagian dari hukuman," ungkapnya.
Patris menegaskan kepada jajarannya agar tidak menghalangi kerja-kerja jurnalis di lapangan.
"Kami sudah ingatkan seberapa pun kekeliruan itu tapi tidak akan dibenarkan," pungkasnya.
Seperti diketahui, lima jurnalis di Kota Kendari diduga jadi korban intimidasi saat melakukan kerja-kerja peliputan di kantor Kejaksaan Negeri Kendari pada Selasa 30 Mei 2023 lalu.
Kelima jurnalis itu yakni Edo jurnalis EdisiIndonesia, Amar jurnalis HarianPublik, Noval jurnalis Tribunnewssultra, Utta jurnalis Inews dan Mail jurnalis MediaKendari.
Tindakan intimidasi yang diterima kelima jurnalis tersebut bermula saat melakukan peliputan terkait narapidana Kejari Kendari yang kabur.
Laporan: Rijal | Editor: Wiwid Abid A
Berita BerikutnyaKejati Sultra Tetapkan Direktur PT LAM Sebagai Tersangka Korupsi
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







