Berita  

Kakanwil Ditjenpas Sultra Bagikan Santunan kepada Anak Yatim dan Pegawai Kontrak

Kakanwil Ditjenpas Sultra, Sulardi, menyerahkan santunan kepada salah satu pegawai kontrak dalam acara buka puasa bersama di Aula Rupbasan Kendari, Kamis (20/3). Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Ramadan bukan sekadar ritual, tetapi cerminan kepedulian. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tenggara (Kakanwil Ditjenpas Sultra), Sulardi, menunjukkan bahwa empati bukan hanya kata-kata.

Dalam acara buka puasa bersama di Aula Rupbasan Kendari, Kamis (20/3), ia langsung menyerahkan santunan kepada anak yatim dan pegawai kontrak.

“Kita tidak boleh lupa bahwa di sekitar kita ada saudara yang membutuhkan,” tegasnya, mengingatkan bahwa ibadah bukan hanya soal doa, tetapi juga aksi nyata.

Mata anak-anak yatim berbinar, bukan sekadar karena bantuan yang mereka terima, tetapi karena di tengah kesibukan dunia, ada tangan yang sudi mengulurkan kepedulian. Pegawai kontrak yang hadir pun merasakan hal yang sama; mereka diakui, dihargai.

Santunan ini bukan seremoni kosong. Ini adalah pesan bahwa Ramadan harus menjadi momentum berbagi, bukan hanya di bulan suci, tetapi sepanjang waktu.

“Ramadan mengajarkan arti kebersamaan dan kepedulian. Semoga ini menjadi ladang kebaikan bagi kita semua,” ujar Sulardi.

Doa-doa pun mengiringi acara, bukan sekadar seremonial, tetapi harapan agar semangat berbagi tetap menyala, jauh setelah Ramadan berlalu.

“Jangan berhenti berbuat baik. Kebaikan sekecil apa pun akan selalu bermakna bagi yang menerimanya,” pungkas Sulardi.


Editor: Denyi Risman

error: Content is protected !!
Exit mobile version