Kasus Suap Alfamidi, Sulkarnain Kembali Dicecar 20 Pertanyaan Penyidik Kejati


Kendari - Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali memeriksa Eks Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, pada Senin (27/3).
Sulkarnain diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan izin PT Midi Utama Indonesia atau Alfamidi.
Sulkarnain tiba di Kejati Sultra pada pukul 09.30 WITA didampingi kuasa hukumnya. Setelah selesai diperiksa, Sulkarnain meninggalkan Kejati sekitar pukul 15.15 WITA.
Seperti sebelumnya, Sulkarnain tak mau berkomentar saat ditemui sejumlah awak media.
Kasipenkum Kejati Sultra, Dody, menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap Sulkarnain hari ini selesai. Sul akan kembali dipanggil untuk diperiksa.
"Untuk pemeriksaan (terhadap Sulkarnain) hari ini selesai, nanti akan dipanggil lagi," kata Dody.
Dody bilang, Sulkarnain masih berstatus sebagai saksi untuk tersangka SM atau Syarif Maulana.
Pemeriksaan selanjutnya terhadap Sulkarnain akan dilakukan setelah penyidik memeriksa Syarif Maulana terlebih dahulu. Sebenarnya pemeriksaan terhadap SM juga dijadwalkan hari ini, namun SM tak bisa hadir karena sakit.
"(Sulkarnain) masih saksi, jadi nanti setelah kita periksa SM baru kita panggil lagi SK, karena sekarang SM masih sakit," katanya.
Dody menyebut, Sulkarnain dicecar 20 pertanyaan oleh penyidik.
"Tadi ada 20 pertanyaan, pemangilan SK berikutnya kita belum bisa pastikan sekarang karena tersangka SM masih sakit, nanti setelah pemeriksaan SM baru kita panggil (Sulkarnain)," katanya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaKomplotan Maling Motor di Kendari Diringkus Polisi
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







