Komisi III DPR RI Kunjungan Kerja di Polda Sulawesi Tenggara


Kendari - Komisi III DPR RI melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Rabu (15/5).
Kunjungan tersebut dipimpin Ahmad Sahroni sebagai ketua tim, dan tujuh anggota lainnya di antaranya Johan Budi S Wibowo, Safaruddin, I Wayan Sudirta, Supriansa, Hinca Pandjaitan, Habib Aboe Bakar Al Habsyi, dan Hj Munawaroh.
Rombongan Komisi III DPR RI ini diterima langsung Kapolda Sultra Brigjen Pol Dwi Iriyanto, dan Wakapolda Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, beserta Pejabat Utama (PJU) serta jajaran Kapolres.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Sultra memaparkan kinerja Polda Sultra selama beberapa tahun terakhir.
Salah satunya adalah pemaparan tentang penegakan hukum terkait ilegal mining yang ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskimsus) Polda Sultra.
Data yang dipaparkan Kapolda menunjukkan bahwa, dalam kurun waktu 5 tahun terakhir yakni medio 2020-2024, Ditreskimsus Polda Sultra telah menangani puluhan perkara ilegal mining dengan total potensi kerugian negara mencapai Rp 81 miliar.
Berikut rincian penanganan perkara ilegal mining dan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan Polda Sultra dan dipaparkan ke Komisi III.
Pada 2020 ada 8 perkara, dengan potensi kerugian negara Rp 38 miliar. Tahun 2021 ada 14 perkara, potensi kerugian negara Rp 23 miliar. Tahun 2022 ada12 perkara, potensi kerugian negara Rp 14 miliar. Tahun 2023 12 perkara dengan potensi kerugian negara Rp 8 miliar dan pada 2024 ada 2 perkara, potensi kerugian negara Rp 1,5 miliar.
Dalam kunjungannya ini, Komisi III DPR RI mengapresiasi kinerja Polda Sultra dalam menangani kasus ilegal mining.
Ketua Tim Ahmad Sahroni menyatakan bahwa Komisi III DPR RI akan terus mendukung upaya penegakan hukum terhadap ilegal mining di wilayah Sulawesi Tenggara.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaDPD Apersi Sultra Gelar Rapat Kerja Daerah II 2024, Dihadiri Ketum DPP
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







