Lapas Perempuan Kendari Keluhkan Akses Jalan Rusak Parah, 4 Pegawai Jadi Korban


Kendari - Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Kendari menggelar audiensi dengan Pemerintah Kota Kendari untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai mendesak. Audiensi tersebut diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, di ruang kerjanya, Selasa (20/1).
Pertemuan itu dipimpin Kepala Lapas Perempuan Kelas III Kendari, Nurul Kiptiyah. Dalam audiensi tersebut, Nurul menyoroti kondisi akses jalan menuju Lapas Perempuan dan Lapas Anak di kawasan Nanga-Nanga yang disebutnya rusak parah dan membahayakan keselamatan petugas.
Menurut Nurul, kerusakan jalan bukan lagi sekadar keluhan, melainkan sudah berdampak langsung pada kecelakaan kerja. Beberapa pegawai lapas dilaporkan mengalami insiden saat melintasi jalan tersebut.
“Jalan menuju lapas itu sudah hancur. Anggota saya sudah empat orang jatuh sampai luka-luka, bahkan dua orang di antaranya mengalami keguguran,” ungkap Nurul di hadapan Wakil Wali Kota.
Keluhan itu mendapat respons dari Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman. Ia menyampaikan keprihatinannya atas kondisi yang dialami para petugas lapas dan memastikan persoalan akses jalan akan menjadi perhatian Pemkot Kendari.
Sudirman menjelaskan, pada tahun anggaran 2026 Pemkot Kendari telah menyiapkan dana sekitar Rp 100 miliar untuk pembangunan dan perbaikan jalan di berbagai wilayah kota. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 5 miliar dialokasikan untuk kawasan Nanga-Nanga.
“Anggaran untuk jalan tahun ini sekitar Rp 100 miliar. Sekitar Rp 5 miliar di antaranya dialokasikan untuk daerah sana. Titik pastinya akan kami cek, dan saya akan memanggil bidang Cipta Karya atau Bina Marga agar lokasi tersebut bisa diprioritaskan,” kata Sudirman.
Nurul berharap, perbaikan dapat segera dilakukan meskipun belum dalam bentuk pengaspalan menyeluruh. Ia menilai pengecoran jalan sudah cukup untuk mengurangi risiko kecelakaan dan membuat akses lebih aman.
“Kalau hujan, jalannya makin terkikis. Kalau belum bisa diaspal, dicor saja tidak apa-apa, yang penting jalannya rata dan aman dilalui,” ujarnya.
Selain masalah infrastruktur jalan, Nurul juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Kendari atas bantuan pengangkutan sampah yang selama ini tetap berjalan meski lokasi lapas terbilang jauh dari pusat kota.
Menanggapi hal itu, Sudirman menyebutkan bahwa persoalan sampah, banjir, dan infrastruktur masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemkot Kendari.
Tantangan tersebut, kata dia, semakin berat dengan kondisi keuangan daerah yang terbatas, sehingga penanganannya harus dilakukan secara bertahap dan berbasis skala prioritas.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaPT GKP Laporkan Capaian Lingkungan Positif Sepanjang 2025
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







