Mencekam! Tungku Smelter PT OSS di Konawe Meledak

Sultranesia
1 Min Baca
Mencekam! Tungku Smelter PT OSS di Konawe Meledak
Suasana mencekam terjadi di kawasan industri PT Obsidian Stainless Steel (OSS), Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (17/10/2026) sore. Tungku di area Smelter 1 perusahaan tersebut dilaporkan meledak sekitar pukul 17.55 Wita. Foto: Dok. Ist

Kendari - Suasana mencekam terjadi di kawasan industri PT Obsidian Stainless Steel (OSS), Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (17/10/2026) sore. Tungku di area Smelter 1 perusahaan tersebut dilaporkan meledak sekitar pukul 17.55 Wita.

Insiden itu sempat memicu situasi darurat di kawasan smelter. Meski demikian, berdasarkan laporan awal kepolisian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kapolsek Bondoala, Ipda I Putu Hartawan, membenarkan adanya insiden ledakan pada tungku smelter milik PT OSS saat dikonfirmasi awak media.

Ia menjelaskan, ledakan terjadi di area Smelter 1. Hingga kini, pihak perusahaan masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Berdasarkan informasi awal, ledakan diduga dipicu oleh penyumbatan pada pipa tungku smelter. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan teknis lebih lanjut.

Hartawan mengatakan, tingginya suhu di sekitar lokasi menjadi salah satu kendala dalam proses pemeriksaan awal. Kondisi tersebut membuat pihak perusahaan harus mempertimbangkan faktor keselamatan sebelum melakukan pengecekan lebih mendalam terhadap tungku yang meledak.

Sementara itu, manajemen Smelter 1 PT OSS telah mengamankan dan mensterilkan area terdampak ledakan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya susulan serta mencegah pekerja maupun pihak lain memasuki kawasan yang masih berisiko.

Pihak perusahaan kini masih memeriksa kondisi tungku dan fasilitas terkait guna mengungkap penyebab pasti ledakan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lebih lanjut mengenai tingkat kerusakan fasilitas maupun dampak insiden tersebut terhadap aktivitas operasional smelter.

Kepolisian memastikan, berdasarkan laporan sementara, tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Adapun penyebab pasti ledakan masih menunggu hasil pemeriksaan teknis dari pihak perusahaan.


Editor: Muh Fajar

Berita BerikutnyaLantik Pengurus DPC PKB Baubau, Jaelani Minta Gerakan Politik Kehadiran Dijalankan
Bagikan:

Baca Juga