Kendari – Partai Bulan Bintang (PBB) membuka peluang untuk mengusulkan mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, masuk dalam jajaran Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran.
Peluang tersebut disampaikan langsung Pj Ketua Umum PBB, Yuri Kemal Fadlullah, usai melantik jajaran pengurus DPW dan DPC PBB se-Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kendari, Minggu (27/9/2026) malam.
Yuri mengatakan, Ruksamin yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB telah masuk dalam jajaran pimpinan nasional. Menurutnya, posisi tersebut membuat Ruksamin dinilai layak untuk menduduki jabatan di kabinet maupun sebagai kepala badan atau lembaga.
“Beliau sekarang putra terbaik Sulawesi Tenggara sudah masuk jajaran pimpinan nasional, seharusnya level beliau itu sudah tidak lagi di provinsi, sehingga level beliau itu sudah di nasional. Jadi mungkin di kabinet, kepala badan atau lembaga. Kalau bocorannya di mana, saya juga belum tahu,” kata Yuri.
Yuri menegaskan, PBB akan mengusulkan seluruh kader terbaiknya untuk masuk dalam jajaran Kabinet Merah Putih. Menurutnya, hal tersebut merupakan hal yang sah dilakukan karena PBB merupakan partai pendukung pemerintah.
Selain itu, Yuri menyebut PBB memiliki rekam jejak sebagai partai yang konsisten mendukung Prabowo sebagai Presiden.
“Tentunya kita akan mengusulkan seluruh kader-kader terbaik PBB untuk bisa duduk di kabinet. Karena kami PBB merupakan partai pendukung pemerintah, pendukung presiden. Dan PBB adalah satu-satunya partai yang tiga ketua umumnya membela Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran di Mahkamah Konstitusi,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan kembali peran PBB dalam proses di Mahkamah Konstitusi (MK) serta dukungan partai tersebut terhadap Prabowo sejak awal pencalonan sebagai presiden.
“Momen di MK kemarin coba rekan-rekan wartawan kilas balik kembali, itu ketua timnya Pak Yusril, wakil ketua timnya Pak Fahri Pj Ketua Umum sebelum saya, dan sekretaris timnya saya sendiri selaku Pj Ketua Umum PBB saat ini. PBB juga adalah partai pertama yang mendeklarasikan Prabowo sebagai calon presiden. Ya kita berharap ke depannya ada ikhtiar dan ada jalan untuk PBB,” imbuh Yuri.
Menurut Yuri, PBB tetap akan merekomendasikan kader-kader terbaiknya untuk masuk dalam kabinet. Ruksamin disebut menjadi salah satu kader yang akan diusulkan dari Sulawesi Tenggara.
“Kalau soal kapan masuk ke kabinetnya itu silahkan tanya sama Pak Presiden. Kita sebagai partai pendukung inikan hanya bisa mengeluarkan rekomendasi,” kata dia.
Ia menegaskan, jika usulan tersebut berasal dari Sulawesi Tenggara, PBB akan mengusulkan Ruksamin sebagai calon untuk masuk kabinet.
“Ya kalau misalnya dari Sulawesi Tenggara ya pasti kita usulkan Pak Ruksamin sebagai satu-satunya calon untuk di kabinet itu sendiri. Tapi presentase dan probabilitasnya kita kembalikan ke Pak Presiden yang terhormat,” pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi








