Penggunaan Identitas Kependudukan Digital di Sultra Belum Capai Target


Kendari - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sulawesi Tenggara (Sultra) mebyebut angka penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik belum mencapai target.
"Saat ini penggunaan IKD atau KTP elektronik di Sultra belum mencapai target pemerintah pusat yakni 25 persen di setiap daerah," kata Kepala Disdukcapil Sultra, Muhammad Fadlansyah, Rabu (2/8).
Fadlan mengungkapkan, saat ini di Sultra baru 28.168 orang yang menggunakan IKD dari total jumlah penduduk. Dari data itu Kota Kendari menjadi daerah yang paling tertinggi dengan angka 6.184 di susul Kota Bau-bau mencapai 3.000.
"Yang paling terkecil Buton Utara yang belum mencapai 100 orang masih di 90," katanya.
Kendati demikian, pihaknya tak mewajibkan masyarakat Sultra untuk segera melakukan aktivasi. Fadlan mengungkapkan hal itu disebabkan karena dia beserta tim masih berada di tahap sosialisasi.
"KTP digital ini memang progresnya belum terlalu baik karena kita juga masih dalam tahap sosialisasi," ujarnya.
"Kita juga tidak terlalu mewajibkan masyarakat yang mengurus dokumen untuk mengaktivasi KTP digital," imbuhnya.
Terlebih, saat ini masih ada beberapa instansi pelayanan publik yang masih belum menerapkan sistem digitalisasi terhadap penggunaan kartu identitas. "Termasuk perbankan juga memberlakukan. Yang sudah itu seperti BPJS Kesehatan," ungkapnya.
Untuk diketahui, IKD merupakan sebuah sistem layanan yang di dalamnya berisi sejumlah dokumen kependudukan masyarakat.
"Jadi ke depannya di dalam IKD ini bukan hanya KTP, Kartu Keluarga tapi berbagai dokumen-dokumen kependudukan lainnya," bebernya.
Sistem itu disebut Fadlansyah memiliki keunggulan di banding dokumen kependudukan yang masih menggunakan fisik. Sejumlah dokumen yang nantinya berada di IKD itu bersifat unik dan tidak dapat diduplikasi.
"Tidak bisa diduplikasi KTP-nya. Tidak akan akan hilang, kalaupun hilang bisa diaktivasi kembali asalkan tahu pinnya," jelasnya.
Sebagai informasi, untuk masyarakat yang hendak melakukan aktivasi IKD, diarahkan untuk dapat mendatangi Disdukcapil Kabupaten dan Kota.
Laporan: Rijal
Berita BerikutnyaWarga-Polisi Gagalkan Sejumlah Pelajar di Kendari Bawa Sajam untuk Tawuran
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







