Berita  

Polda Sultra Gelar Jumat Curhat Bersama Jurnalis di Kendari, Isu Penting Dibahas

Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali melaksanakan program Jumat Curhat. Kali ini, kegiatan digelar bersama insan media di Kota Kendari, Jumat (12/9), bertempat di Kopling Coffee. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali melaksanakan program Jumat Curhat. Kali ini, kegiatan digelar bersama insan media di Kota Kendari, Jumat (12/9), bertempat di Kopling Coffee.

Acara tersebut menjadi ruang dialog antara kepolisian dan jurnalis untuk memperkuat sinergi, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Bumi Anoa.

Sejumlah isu penting mengemuka dalam pertemuan itu. Mulai dari penanganan kasus kriminal, keamanan wilayah, peran media dalam mendukung tugas kepolisian, hingga persoalan teknis komunikasi antara wartawan dan pihak kepolisian.

Para jurnalis menyoroti masih sering terhambatnya akses konfirmasi di Bidang Humas maupun satuan kerja lainnya. Selain itu, wartawan juga meminta Polda Sultra bijak dalam menangani sengketa pers. Mereka menegaskan, setiap aduan atau laporan terkait karya jurnalistik seharusnya diselesaikan di Dewan Pers, bukan langsung diproses secara pidana.

“Ini penting kami sampaikan agar tidak ada lagi rekan jurnalis yang dipenjara gara-gara berita. Sengketa pers harus dibawa ke Dewan Pers,” ujar Sekretaris AMSI Sultra, Wiwid Abid Abadi.

Ia juga mengingatkan agar aparat tetap melindungi kerja-kerja jurnalistik, khususnya saat terjadi unjuk rasa. “Kami berharap tidak ada lagi intimidasi, baik fisik maupun psikologis, terhadap wartawan yang bertugas di lapangan,” tegasnya.

Selain itu, jurnalis juga menyampaikan masukan terkait masalah balap liar, pengaktifan kembali Pos Lantas, hingga maraknya parkir liar di Kendari.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan Dirlantas Polda Sultra, Kompol Sulistiyono, menyampaikan apresiasinya. Ia menegaskan pihaknya akan meningkatkan patroli untuk menekan balap liar.

“Terima kasih atas informasinya. Ini akan kami maksimalkan dan berkolaborasi dengan satker lain. Patroli akan terus dilakukan agar kondisi Kota Kendari lebih aman dan nyaman,” ujarnya.

Terkait usulan pengaktifan kembali Pos Lantas, Sulistiyono menyebut masukan tersebut akan segera dikoordinasikan.

“Pos Lantas memang sudah lama tidak aktif. Usulan ini sangat baik dan akan kami teruskan ke Dirlantas dan Kasatlantas Kendari. Pos ini nantinya bisa menjadi pusat informasi seperti poskamling, sehingga laporan cepat ditangani,” jelasnya.

Sementara itu, Wadirkrimum Polda Sultra, AKBP Mulkaifin, menyinggung masalah parkir liar. Menurutnya, pihak kepolisian telah mengeluarkan imbauan melalui media sosial dan kini tengah menelusuri aliran pungutan liar tersebut.

“Kami akan dalami ke mana sebenarnya pungutan ini mengalir. Terima kasih atas masukan dari rekan media, ini menjadi semangat bagi kami untuk menindaklanjuti,” tegasnya.

Pertemuan Jumat Curhat kali ini diharapkan semakin mempererat kerjasama antara Polda Sultra dan insan pers, sekaligus menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Sultra.


Editor: Muh Fajar

error: Content is protected !!