Polisi Monitoring Dugaan Pungli di Pasar Panjang Kendari


Kendari - Personel Satuan Tugas (Satgas) Samapta Preventif Penanganan Aksi Premanisme dan Pungli 2025 Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan monitoring terhadap dugaan pungutan liar (pungli) di kawasan Pasar Panjang Kota Kendari pada Jumat (1/8).
Dari hasil monitoring, Satgas menemukan pungli itu diduga dilakukan oleh seorang juru parkir berinisial YT berusia 21 tahun.
YT diduga meminta uang sebesar Rp 16 ribu kepada pengunjung pasar dengan modus uang parkir dan 'uang keamanan'.
Menurut pengakuan YT, aksi itu ia lakukan karena telah bekerja sama dengan pihak pengelola Pasar Panjang dan mengantongi izin resmi dari Pemerintah Daerah untuk mengkoordinir lahan parkir.
Tim Satgas kemudian memberikan ultimatum tegas agar YT menggunakan atribut resmi, seperti rompi parkir dan karcis.
Ia juga diminta untuk tidak melakukan pungutan liar atau pemaksaan biaya terhadap pengunjung, tidak membawa senjata tajam saat menjalankan tugas, serta selalu menjaga kondusivitas dan keamanan di lingkungan pasar.
Satgas juga melakukan pendataan dan pembinaan terhadap YT agar ke depan tidak terjadi pelanggaran dalam pelaksanaan tugasnya sebagai juru parkir.
Kegiatan ini merupakan komitmen Polda Sultra dalam menciptakan ruang publik yang aman, tertib, dan bebas dari praktik premanisme serta pungutan liar, khususnya di pusat-pusat keramaian seperti pasar. Rilis.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaSejumlah Pejabat Polres Kolaka Utara Berganti, Ini Daftar Lengkapnya
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







