Polres Konsel Selidiki Ledakan di Galangan Kapal PT SMS, TKP Dipasang Garis Polisi


Kendari - Personel Polres Konawe Selatan (Konsel) melakukan penyelidikan atas insiden ledakan di galangan kapal milik PT Sumber Mandiri Shipyard (PT SMS) yang menyebabkan lima pekerja luka parah.
Polisi juga sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasangi garis polisi.
"Sudah, sudah kami lakukan olah TKP setelah kejadian," kata Kapolres Konsel AKBP Febry Sam melalui Kasatreskrim IPTU La Ode Muhammad Jefri.
Kata Jefri, penyebab pasti ledakan belum bisa disimpulkan. Pihaknya masih melakukan pendalaman.
"Untuk penyebab ledakan masih di dalami," katanya.
Diberitakan sebelumnya, ledakan terjadi di galangan kapal milik PT Sumber Mandiri Shipyard di Kecamatan Lapuko, Kecamatan Moramo, Konawe Selatan (Konsel) pada Minggu (9/2) siang sekitar pukul 11.00 WITA.
Peristiwa itu membuat lima orang pekerja, masing-masing berinisial MAR (28), D (28), G (54), MNFFHA (20) dan ANR (29) mengalami luka bakar yang cukup parah.
Kapolsek Moramo IPDA Fakhmi Sumadi menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat para pekerja sedang melakukan pengelasan guna perbaikan salah satu kapal. Para pekerja berada di kamar mesin.
Namun tiba-tiba terjadi ledakan kecil, kemudian disusul dengan ledakan yang cukup besar hingga membuat lima orang korban terpental.
"Yang pertama ledakan kecil dan yang kedua kalinya ledakan agak besar dan mengeluarkan api, dan pada saat itu korban langsung terpental, dan para korban lari menaiki tangga keluar dari kamar mesin kapal," jelas Fakhmi.
Akibatnya, empat korban mengalam luka bakar yang cukup serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan satu pekerja lainnya mengalami luka bakar ringan.
Hingga saat ini, pihak Polsek Moramo dan Satreskrim Polres Konawe Selatan sedang melakukan penyelidikan. Termasuk manyelidiki penyebab pasti terjadinya ledakan.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaLedakan di Galangan Kapal PT SMS di Konawe Selatan, 5 Orang Luka Parah
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







