Reses di Mubar, Jaelani Siap Perjuangkan Program Kampung Nelayan Merah Putih


Kendari - Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Jaelani menggelar reses di Desa Santiri, Kecamatan Tiworo Utara, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa (5/8).
Dalam reses tersebut, turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Muna Barat, La Ode Amin, Ketua Komisi I DPRD Mubar, La Ode Burhanuddin, pemerintah desa, tokoh masyarakat, nelayan dan siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP).
Dalam sambutannya, Jaelani menyatakan, dirinya pernah melakukan kunjungan di Pulau Balu ini sekitar sembilan bulan lalu.
"Alhamdulillah, saya hari ini berkunjung kembali sebagai anggota DPR RI. Berkat masyarakat di Santiri, turut mengantarkan saya di Senayan. Terimakasih, Desa Santiri ini menjadi salah satu daerah penyumbang suara terbesar bagi saya," kata Jaelani dalam sambutannya.
Pria yang akrab disapa Bang Jay ini melanjutkan, saat ini dirinya diamanahkan partainya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), untuk duduk di Komisi IV DPR RI.
Mitra di komisi ini adalah Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Kehutanan, Bulog dan beberapa lembaga lainnya.
Khusus di Desa Santiri, Jaelani berkomitmen untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat nelayan.
"Hal ini menjadi komitmen saya menjadi anggota DPR RI untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat nelayan. Salah satunya adalah memperjuangkan Kampung Nelayan Merah Putih," ujarnya.
Namun demikian, menurut Jaelani, Program Kampung Nelayan Merah Putih ini harus melalui usulan pemerintah daerah untuk disampaikan ke pusat.
"Jadi, kuota Kampung Nelayan Merah Putih ini ada 100 di seluruh Indonesia. InsyaAllah ke depan terjalin komunikasi dengan Pemerintah Daerah Muna Barat agar usulan itu disampaikan ke saya dan kita kawal bersama-sama," bebernya.
Dalam kesempatan reses ini, Jaelani juga menerima aspirasi masyarakat berkait berbagai bantuan perikanan dan alat tangkap.
"InsyaAllah usulan masyarakat ini akan kita tindaklanjuti dan kita perjuangkan di DPR RI. Tetapi masyarakat harus segera membentuk kelompok karena bantuan nanti akan berbasis kelompok," imbuhnya.
Selain usulan alat perikanan, masyarakat juga mengusulkan bantuan masjid dan berbagai program yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat nelayan.
"Untuk usulan bantuan masjid, nanti dari pribadi saya. Saya berkomitmen untuk terus memperjuangkan seluruh usulan masyarakat pesisir," tegasnya.
Selain menyerap aspirasi masyarakat, turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk anak SD dan SMP di Desa Santiri.
Bantuan PIP ini merupakan salah satu aspirasi Jaelani yang diperuntukkan bagi bagi pelajar yang tinggal di pesisir Muna Barat. Rilis.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaCIMB Niaga Borong Lima Penghargaan Asian Banking And Finance Awards 2025
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







