Satgas Pangan Mabes Polri Sidak Dua Pasar di Kota Kendari


Kendari - Satuan Tugas (Satgas) Pangan Mabes Polri melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di dua pasar tradisional di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Rabu (13/12).
Pasar tradisional pertama yang disidak adalah Pasar Sentral Kota Kendari. Dari sini Satgas bergerak menuju Pasar Mandonga.
Sidak dipimpin Kepala Sub Satgas Ketersedian Satgas Pangan Mabes Polri Kombes Pol Hermawan dan melibatkan personel Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Sultra, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pemprov Sultra, Bulog, serta Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kendari.
Pantau jurnalis Sultranesia, di dua pasar tersebut Satgas mengecek ketersedian sejumlah bahan pangan pokok berikut dengan harganya ke sejumlah pedagang.
Beberapa komoditi yang dicek ketersediaan dan harganya antara lain harga beras, gula pasir, bawang merah dan putih, minyak goreng, ayam potong, cabai, tomat, telur, dan daging.
Kombes Pol Hermawan mengatakan, sidak ketersedian dan harga bahan pokok dilakukan dalam rangka menghadapi Natal dan Tahun Baru 2024 dimana kebutuhan masyarakat di dua momen itu meningkat.
Selain itu, sidak dilakukan karena mengingat situasi nasional Indonesia yang baru saja dilanda badai cuaca El Nino yang menyebabkan beberapa komoditi pangan pokok produksinya tidak maksimal atau menurun.
"Jadi di sini kita ingin memastikan pangan pokok yang dianggap rawan seperti beras, gula, daging, semua jenis cabai, telur, dan bahan pokok lainnya aman semua ketersediannya. Dan Alhamdulilah hasil sidak menunjukkan bahwa kebutuhan pokok itu, di Kota Kendari aman," jelas Kombes Hermawan.
Selain soal ketersedian, juga dilakukan pengecekan harga. Hasil sidak menunjukkan harga kebutuhan pokok di Kendari sama dengan harga rata-rata nasional.
"Untuk masalah harga di sini berfariasi, harga (kebutuhan pokok) di Kendari masih aman, sama dengan harga rata-rata nasional," katanya.
Meski secara rata-rata harga kebutuhan pokok di Kendari sama dengan harga nasional, Satgas menemukan harga minyak goreng curah yang naik secara signifikan.
Dimana harga rata-rata nasional minyak goreng curah per liternya itu Rp 15.500, namun di Kendari dijual dengan harga rata-rata Rp 17 ribu sampai Rp 18 ribu.
"Khusus harga minyak goreng ini temuan kita di Kendari, kita akan evaluasi lagi, menerjunkan Satgas Pangan untuk mengecek broker-broker ini tidak boleh dia bermain. Kalau didapat, tindak tegas," pungasknya.
Kombes Hermawan memastikan Satgas Pangan Mabes Polri akan terus melakukan pengawasan ketersedian dan harga pangan di seluruh Indonesia. Agar kebutuhan pangan pokok masyarakat tersedia, dan harganya sesuai.
Laporan: Wiwid Abid Abadi
Berita Berikutnya30 Personel Polda Sultra Pensiun, Kapolda Pimpin Upacara Pelepasan
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







