Sekda Sultra Penuhi Panggilan Jaksa untuk Diperiksa dalam Kasus Dugaan Korupsi


Kendari - Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara (Sultra) Asrun Lio memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) pada Rabu (14/5) siang.
Asrun tiba di kantor Kejati sesuai jadwal sekitar pukul 13.00 WITA, dan langsung menjalani pemeriksaan.
"Iya datang jam 1 tadi. Sesuai jadwal sesuai dengan surat panggilan yang bersangkutan," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sultra, Dody kepada awak media.
Diketahui, Asrun diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kantor penghubung Sultra di Jakata.
Sebelumnya Asrun Lio telah dijadwalkan oleh penyidik kejaksaan untuk diperiksa sebagai bagian dari penyidikan dugaan penyalahgunaan anggaran daerah tahun 2022 dan 2023 pada Rabu, 14 Mei 2025.
"Beberapa saksi akan kami panggil mulai Selasa dan Rabu. Untuk Sekda Sultra, kami jadwalkan hari Rabu,"
"Kami berharap yang bersangkutan kooperatif dan hadir," ujar Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sultra, Iwan Catur Karyawan kepada awak media beberapa waktu yang lalu
Iwan mengatakan dalam proses penyelidikan di temukan adanya tindak pidana atau unsur perbuatan melawan hukum sehingga kasus ini naik ketahap penyidikan.
"Pasti akan ada tersangka, tapi nanti kami umumkan rekan-rekan media, kami pasti akan beritahukan," tambahnya.
Penyidik Kejati Sultra juga sebelumnya telah menggeledah Kantor Badan Penghubung Sultra di Jakarta pada 26 Maret 2025. Dari penggeledahan itu, tim kejaksaan menyita sejumlah dokumen penting terkait dugaan korupsi penggunaan anggaran yang bersumber dari APBD Provinsi Sultra.
Penggeledahan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Nomor: Print-291/P.3.5/Fd.2/03/2025, yang diteken pada 24 Maret 2025.
Hingga berita ini diterbitkan, Sekda Sultra masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaMenyulam Asa di Jeruji Baja: TC Jadi Rajutan Baru Klien Narkotika Lapas Kendari
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







