Siska Ingin Kembali Berkoalisi dengan PKS Membangun Kendari


Kendari - Siska Karina Imran atau SKI secara langsung mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan bakal calon Wali Kota Kendari ke PKS pada Sabtu (4/5).
Artinya, secara resmi Siska mendaftar ke PKS. Tim penjaringan DPD PKS Kota Kendari menyatakan berkas SKI lengkap.
"Kita sudah lakukan verifikasi, berkas pendaftaran Ibu Siska sudah lengkap," kata Ketua Tim Penjaringan DPD PKS Kota Kendari, La Yuli.
Di tempat yang sama, SKI menyampaikan bahwa PKS menjadi salah satu partai politik yang dibidik untuk menjadi bagian dari koalisi di Pemilihan Wali Kota Kendari.
SKI berharap bisa kembali bersama-sama PKS di Pilwali dan membangun Kota Kendari.
"Ya, saya dengan PKS sudah pernah bersama di Pemkot Kendari, sehingga saya berharap bisa kembali bersama lagi dengan PKS," harapnya.
SKI juga memberikan sinyal politik akan bersama kader PKS di Pilwalkot Kendari. Hanya saja, dia masih enggan menyebutkan secara detail sosok kader PKS yang diinginkannya.
"Kalau komunikasi (kader PKS) sudah ada," ungkap SKI, tanpa menyebutkan nama figur yang dimaksud.
Sudah Minta Restu Sekjen PKS
Diberitakan sebelumnya, Siska Karina Imran (SKI) bersama Sudirman yang marupakan kader PKS sempat bertemu Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al-Habsyi di Jakarta.
Dikonfirmasi awak media, Siska membenarkan pertemuan tersebut namun tak secara gamblang kapan waktunya.
Siska bilang pertemuan itu adalah silaturahmi sekaligus meminta restu untuk maju di Pilwali Kendari 2024.
"Iya, kita silaturahmi ya. Meminta restu untuk maju sebagai Wali Kota Kendari," kata Siska saat buka puasa bersama masyarakat di kediamanannya, Jumat (5/4).
Siska mengatakan, Sekjend PKS memberikan restu untuk maju di Pilwali.
"Penyampaian beliau ya direstui untuk maju di Pilwali Kota Kendari," katanya.
Terkait paluang untuk dipasangkan dengan Sudirman di Pilwali nanti, Siska mengaaku siap.
"Siap disandingkan," katanya.
Siska secara terang-terangan mengatakan bahwa calon wakilnya sudah ada. Namun saat ini dia masih fokus untuk komunikasi ke partai politik.
"Wakil inshallah sudah ada di hati saya. Tapi sekarang kita fokus ke partai dulu. Kalau wakil nanti saya umumkan," pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaPolsek Kabaena Bekuk Seorang Pelaku Bom Ikan
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







