Sudah Disubsidi Pemda, Angkutan Umum di Mubar Dilarang Naikkan Tarif


Kendari - Pemerintah Daerah (Pemda) Muna Barat (Mubar) memberikan bantuan subsidi bahan bakar untuk penyedia jasa angkutan umum. Untuk itu, penyedia jasa dilarang menaikan tarif.
Sama seperti tahun sebelumnya, bantuan itu diperuntukan bagi angkutan umum darat roda empat dan transportasi laut. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Pejabat (Pj) Bupati Mubar, Dr Bahri, dan disaksikan puluhan sopir angkutan umum pada Senin (20/2).
Dr Bahri menyampaikan batuan subsidi ini merupakan salah satu komitmen pemerintah untuk menjawab keluhan masyarakat terhadap kenaikan harga transportasi dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) akibat inflasi saat ini.
Untuk itu, ia berharap bantuan tersebut dapat tersalurkan dengan baik dan menghimbau kepada seluruh penyedia layanan untuk menerapkan harga normal tanpa ada kenaikan.
"Saya minta komitmennya untuk bantuan ini. Apabila tidak dijalankan, maka bantuan ini saya langsung cabut. Untuk itu jangan coba-coba menaikan harga angkutan," kata Bahri.
Selain angkutan umum darat roda empat (mobil) dan angkutan laut, Pemda Mubar juga akan menyalurkan bantuan subsidi kepada tukang ojek dalam waktu dekat.
"Kita masih falidasi data untuk penerima bantuan itu. Setelah rampung baru kita akan salurkan bantuan subsidi untuk tukang ojek," ujarnya.
Kadis Perhubungan Mubar, Bakhrun Lemaka Siharis menyampaikan bahwa sebanyak 131 orang terdaftar menerima bantuan subsidi itu. Diantaranya 129 jasa angkutan darat dan 2 untuk angkutan laut. Untuk itu, Pemda meluncurkan anggaran senilai Rp 1,1 M rupiah untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
"Untuk angkutan darat Rp 7.200.000 per unitnya. Dan angkutan laut senilai Rp 86.400.000," tuturnya.
Bakhrun juga menjelaskan prosedur bantuan tersebut akan berlaku dalam jangka waktu 90 hari. Untuk itu, ia berharap untuk menjalankan prosedur dengan menerapkan standar yang telah ditetapkan.
Atas bantuan subsidi itu, puluhan supir angkut merasa berterima kasih kepada Penjabat Bupati Muna Barat. La Ode Sausa salah satunya. Ia menyampaikan akan mendukung penuh seluruh program bupati saat ini. Dan juga siap mensukseskan Bahri jika memiliki niat mencalon sebagai bupati defenitif ke depannya.
"Kami seluruh supir mengucapkan terima kasih kepada Penjabat Bupati Mubar karena sudah peduli dengan kami," ungkapnya.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaPolda Sultra Limpahkan 5 Tersangka dan Barang Bukti Ilegal Mining ke Jaksa
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







