Sultra Masuk 10 Besar Provinsi dengan Penggunaan Bahasa Indonesia Terbesar dalam Pergaulan

Sultranesia
1 Min Baca
Sultra Masuk 10 Besar Provinsi dengan Penggunaan Bahasa Indonesia Terbesar dalam Pergaulan
Ilustrasi Bahasa Indonesia. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Sulawesi Tenggara (Sultra) masuk dalam daftar 10 provinsi dengan tingkat penggunaan Bahasa Indonesia tertinggi dalam pergaulan sehari-hari di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi Statistik Sosial Budaya 2025, sebanyak 75,27 persen penduduk Bumi Anoa menggunakan Bahasa Indonesia dalam pergaulan.

Capaian tersebut menempatkan Sultra di posisi ke-10 secara nasional, di tengah kuatnya keberagaman bahasa daerah yang hidup dan digunakan oleh masyarakat di Sultra.

Masuknya Sultra dalam jajaran 10 besar menunjukkan Bahasa Indonesia memiliki peran penting sebagai alat komunikasi antarmasyarakat dari berbagai latar belakang suku, etnis dan bahasa daerah.

Seperti diketahui, Sultra merupakan salah satu daerah dengan keragaman budaya dan bahasa yang cukup tinggi. Masyarakatnya menggunakan berbagai bahasa daerah, mulai dari Bahasa Tolaki, Muna, Wolio, Moronene hingga sejumlah bahasa lokal lainnya.

Di tengah keberagaman tersebut, Bahasa Indonesia menjadi bahasa penghubung yang digunakan masyarakat untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika berinteraksi dengan warga dari latar belakang bahasa yang berbeda.

Dalam daftar provinsi dengan penggunaan Bahasa Indonesia tertinggi dalam pergaulan, DKI Jakarta menempati posisi pertama dengan persentase mencapai 99,7 persen.

Papua berada di posisi kedua dengan 92,4 persen, disusul Papua Barat sebesar 92,1 persen.

Selanjutnya, Kalimantan Timur berada di urutan keempat dengan 90,11 persen, Kalimantan Utara 89,02 persen, Papua Selatan 86,07 persen, dan Papua Barat Daya 82,48 persen.

Sulawesi Tengah menempati posisi kedelapan dengan penggunaan Bahasa Indonesia dalam pergaulan mencapai 80,02 persen, diikuti Kepulauan Riau sebesar 76,59 persen.

Sementara Sulawesi Tenggara melengkapi daftar 10 besar dengan angka 75,27 persen.

Secara nasional, penggunaan Bahasa Indonesia dalam pergaulan mencapai 37,64 persen.

Data tersebut memperlihatkan peran Bahasa Indonesia yang semakin kuat sebagai sarana komunikasi di tengah masyarakat Indonesia yang memiliki ratusan suku dan bahasa daerah.


Editor: Redaksi

Berita BerikutnyaDilaporkan Hilang Misterius, Nelayan Asal Kabaena Ditemukan Tewas Mengapung
Bagikan:

Baca Juga