Tiga Anak di Kolaka Lolos dari Maut di Tengah Laut


Kendari - Tiga anak di Kabupaten Kolaka lolos dari maut setelah perahu yang mereka tumpangi dihantam gelombang hingga terombang-ambing di tengah laut selama berjam-jam.
Ketiganya adalah Sofyan (12), Damar (12), dan Salwa (11). Sebelumnya, mereka dilaporkan hilang saat memancing di perairan Desa Onehe, Kecamatan Tanggetada, Selasa (13/1) siang.
Peristiwa itu bermula sekitar pukul 13.00 Wita, saat ketiga anak tersebut berangkat memancing menggunakan sebuah sampan di sekitar perairan desa.
Mereka terakhir kali terlihat sekitar pukul 15.00 Wita, dalam posisi perahu sudah cukup jauh dari bibir pantai.
Namun hingga petang tiba, ketiganya tak kunjung kembali, sehingga keluarga dan warga setempat melakukan pencarian.
Informasi hilangnya tiga anak tersebut kemudian diteruskan kepada pihak berwenang.
Setelah berjam-jam dalam pencarian, ketiganya akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada pukul 22.50 Wita.
Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, mengatakan para korban ditemukan terombang-ambing di atas perahu mereka, sekitar satu kilometer dari lokasi awal dilaporkan hilang.
Diduga, saat memancing, perahu yang mereka gunakan dihantam gelombang tinggi hingga terseret menjauh ke tengah laut.
“Kondisi gelombang cukup tinggi, sehingga korban kesulitan mendayung perahu kembali ke daratan,” ujar Wahyudi.
Usai ditemukan, ketiga anak tersebut langsung dievakuasi dan diserahkan kepada orang tua masing-masing.
Suasana haru pun menyelimuti proses kepulangan mereka, setelah melewati malam mencekam di tengah laut dan berhasil selamat dari bahaya.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaMayat Pria Ditemukan di Atas Kapal Nelayan yang Sandar di Teluk Kendari
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







