Berita  

UHO dan LPK Kizuna Wawonii Lepas Puluhan Mahasiswa Magang di Jepang

Keberangkatan gelombang ini didominasi oleh 42 mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) dari berbagai disiplin ilmu-mulai dari Teknik Mesin, Sipil, Elektro, Arsitektur, hingga Perikanan. Foto: Dok. Sultranesia.com.

Kendari – Senyum sumringah dan binar antusiasme memancar dari wajah 50 mahasiswa yang berkumpul di ruang pelepasan lantai empat Rektorat UHO pada Kamis (27/8).

Langkah mereka kini mantap menatap masa depan, bersiap terbang melintasi samudra menuju Negeri Sakura untuk menjalani program magang (internship) selama satu tahun.

Keberangkatan gelombang ini didominasi oleh 42 mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) dari berbagai disiplin ilmu-mulai dari Teknik Mesin, Sipil, Elektro, Arsitektur, hingga Perikanan. Momen ini kian istimewa dengan bergabungnya 8 mahasiswa teknik dari Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) yang siap menimba ilmu bersama.

Acara pelepasan berlangsung hangat dan penuh khidmat. Prof. La Ode Santiaji Bande melepas secara langsung para peserta, didampingi Prof. Takdir Saili, Dekan Teknik UHO Prof. Sudarsono, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnaketrans) Sultra LM. Ali Haswandi serta staf ahli H. Belli mewakili Gubernur, turut hadir juga Direktur LPK Kizuna Wawonii Zubair Abdul Rasyid.

Dalam pesannya, Prof. Santiaji menekankan pentingnya menjaga marwah diri dan daerah selama berada di negeri orang. Mahasiswa diingatkan bahwa mereka bukan sekadar datang untuk belajar dan bekerja, melainkan mengemban amanah besar sebagai duta bangsa Indonesia.

Momen haru sekaligus bangga terpancar saat Dekan Teknik UHO, Prof. Sudarsono, mengulas balik perjalanan panjang program ini. Enam tahun lalu, program ini digagas di tengah sepinya minat mahasiswa. Kini, kesempatan magang ke Jepang justru menjadi perburuan favorit.

“Saya titip pesan kepada anak-anakku mahasiswa agar memanfaatkan momen berharga ini. Sepulangnya nanti diharapkan menjadi penebar kebaikan dengan cara menjadi pengusaha,” tutur Prof. Sudarsono.

Dukungan penuh juga mengalir dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Mewakili Gubernur Sultra, H. Belli menyampaikan bahwa program pemagangan ini membawa manfaat ganda: membentuk karakter pribadi, mengangkat derajat keluarga, mengharumkan nama almamater, serta berkontribusi nyata menekan angka pengangguran. Apresiasi senada disampaikan Kadisnaketrans Sultra, Ali Haswandi, yang memuji konsistensi LPK Kizuna Wawonii dalam membuka jalan karier internasional bagi anak daerah.

Persiapan matang memang menjadi kunci keberhasilan para peserta. Direktur LPK Kizuna Wawonii, Zubair Abdul Rasyid, menjelaskan bahwa seluruh peserta telah dibekali dengan penguasaan bahasa, pemahaman budaya, penguatan kemahiran teknis, hingga kedisiplinan tinggi.

“Sejak kerja sama dengan UHO dan Unsultra sudah mengirim mahasiswa magang sekira tiga ratusan. Para mahasiswa ini siap ditempatkan di sejumlah perusahaan manufaktur serta industri terkemuka di Jepang, di antaranya: Daihatsu Kogyou (Shiga dan Kyoto), Daihatsu Kyushu (Oita), Aoki Komuten, Logicom, Chuobiko dan Sugihara.


Editor: Kalpin

error: Content is protected !!