Usai Kemarau Panjang, Sejumlah Wilayah di Sultra Mulai Diguyur Hujan


Kendari - Setelah Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami hari tanpa hujan hingga berbulan-bulan, tanda-tanda perubahan cuaca mulai terlihat. Sejumlah daerah bahkan mulai diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Berdasarkan Monitoring Hari Tanpa Hujan, Analisis dan Prediksi Curah Hujan Dasarian Sulawesi Tenggara yang diperbarui pada 31 Agustus 2026, sebagian besar wilayah Sultra pada dasarnya masih mengalami hari tanpa hujan dalam kategori panjang hingga ekstrem panjang.
Kategori panjang tercatat selama 21-30 hari, sedangkan kategori ekstrem panjang terjadi selama lebih dari 60 hari.
Namun, kondisi berbeda terjadi di sebagian wilayah Konawe Utara. Daerah tersebut mengalami hari tanpa hujan dalam kategori sangat pendek, yakni 1-5 hari, hingga pendek selama 6-10 hari.
Bahkan, masih terdapat sejumlah wilayah yang mengalami hujan pada hari terakhir pemantauan. Kondisi tersebut tercatat di Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, serta Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara.
Sementara itu, hasil analisis curah hujan dasarian pada akhir Agustus 2026 menunjukkan seluruh wilayah Sultra masih berada dalam kategori curah hujan rendah, yakni 0-20 milimeter per dasarian.
Namun, memasuki awal September 2026, BMKG memprediksi seluruh wilayah Sultra memiliki peluang tinggi mengalami curah hujan kategori rendah, yakni hingga 50 milimeter per dasarian.
Secara umum, kondisi curah hujan rendah juga diprediksi masih berlangsung pada periode awal September hingga awal Oktober 2026, dengan kisaran 0-50 milimeter per dasarian.
"Meski demikian, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mulai terjadi di sejumlah daerah," tulis keterangan Prakirawan BMKG Sulawesi Tenggara Eva Prameuthia, Senin (31/8).
Dalam peringatan dini cuaca Sultra pada 30 Agustus 2026 pukul 16.15 WITA, BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.
Hujan tersebut berpotensi terjadi mulai pukul 16.30 WITA di sejumlah wilayah Kabupaten Kolaka, Konawe Selatan dan Kolaka Timur.
Di Kabupaten Kolaka, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kecamatan Pomalaa dan Baula.
Sementara di Konawe Selatan meliputi Kecamatan Benua dan Basala. Sedangkan di Kolaka Timur mencakup Kecamatan Poli-Polia, Lambandia, Aere dan Dangia.
Hujan juga diprakirakan dapat meluas ke Kecamatan Wundulako dan Tanggetada di Kabupaten Kolaka, Kecamatan Angata di Konawe Selatan, serta Kecamatan Ladongi di Kolaka Timur dan sekitarnya.
BMKG mengimbau masyarakat Sulawesi Tenggara untuk tetap waspada terhadap berbagai dampak perubahan cuaca dan iklim.
Editor: Andise SL
Berita BerikutnyaDPRD-Pemkot Kendari Sepakati APBD-P 2026: Pendapatan Rp1,61 T, Belanja Rp1,59 T
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







