Wali Kota Kendari: Pemberantasan Narkoba Butuh Sinergi Semua Pihak

Sultranesia
2 Min Baca
Wali Kota Kendari: Pemberantasan Narkoba Butuh Sinergi Semua Pihak
Siska Karina Imran saat mengikuti puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang diselenggarakan BNN RI ecara virtual dari Ruang Rapat Wali Kota Kendari, Kamis (23/7/2026). Foto: Dok. Pemkot Kendari.

Kendari - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menegaskan komitmennya dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika melalui sinergi dengan berbagai pihak.

Komitmen tersebut disampaikan saat Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengikuti puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia secara virtual dari Ruang Rapat Wali Kota Kendari, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan yang difasilitasi BNN Kota Kendari itu turut dihadiri Ketua DPRD Kota Kendari La Ode Muh Inarto, Kepala BNN Kota Kendari Isamuddin, unsur Forkopimda, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Kendari.

Puncak peringatan HANI 2026 dipusatkan di Balai Besar Rehabilitasi BNN dan diikuti secara daring oleh pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut juga disaksikan lebih dari 10 ribu peserta melalui Zoom Meeting.

Pada kesempatan itu, BNN meluncurkan program Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika Indonesia) sebagai langkah memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika sejak usia dini melalui keterlibatan keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah.

Mengusung semangat Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba), peringatan HANI 2026 menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu institusi semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap Program Ananda Bersinar mampu mewujudkan generasi muda yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” ujar Siska.

Menurutnya, upaya menciptakan lingkungan yang aman dan bebas narkoba harus dimulai dari peningkatan kesadaran masyarakat serta penguatan kerja sama lintas sektor.

"Momentum Hari Anti Narkotika Internasional harus menjadi penguat komitmen kita bersama untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkoba. Pemerintah Kota Kendari akan terus mendukung langkah-langkah pencegahan, edukasi, dan rehabilitasi melalui sinergi dengan BNN, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, serta seluruh komponen masyarakat," lanjutnya.

Melalui peringatan HANI 2026, Pemkot Kendari berharap partisipasi masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkotika terus meningkat, sehingga tercipta generasi yang sehat, produktif, dan terbebas dari ancaman narkoba.


Editor: Redaksi

Berita BerikutnyaMelanggar Izin Tinggal, Imigrasi Sulawesi Tenggara Deportasi 23 WNA
Bagikan:

Baca Juga