17.500 Perlengkapan Sekolah Gratis Mulai Didistribusikan di Sulawesi Tenggara


Kendari - Program Perlengkapan dan Seragam Sekolah Gratis (Penggaris) yang digagas Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, bersama Wakil Gubernur Hugua, resmi bergulir. Sebanyak 17.500 perlengkapan sekolah mulai disalurkan ke 17 kabupaten/kota di Sultra.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Prof. Aris Badara, menyebut penyaluran ini merupakan tahap pertama dari dua tahap program.
“Armada sudah bergerak membawa 17.500 set pakaian abu-abu dan pakaian olahraga. Selain itu, sejumlah perlengkapan belajar seperti komputer, smartboard, hingga alat penunjang lainnya juga sudah tiba di beberapa sekolah,” kata Aris, Selasa (1/10).
Ia menjelaskan, tahap kedua program Penggaris akan difokuskan pada dukungan untuk SMK dan SLB, termasuk penyediaan sarana pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus. Program ini juga mencakup pembangunan serta rehabilitasi sekolah, baik melalui APBD maupun program revitalisasi Kementerian Pendidikan.
Bantuan seragam, lanjutnya, diprioritaskan untuk siswa dari keluarga kurang mampu. Proses verifikasi dilakukan berlapis, mulai dari sekolah, Kantor Cabang Dinas (KCD), hingga tim teknis Dikbud Sultra.
“Tidak semua siswa menerima seragam, karena ada yang orang tuanya mampu. Tapi anak-anak yang benar-benar membutuhkan, pasti terakomodasi. Total 573 sekolah menjadi penerima, meski jumlah siswanya terbatas sesuai hasil verifikasi,” jelasnya.
Aris menambahkan, ke depan pemerintah berharap anggaran dapat ditingkatkan agar cakupan bantuan lebih luas.
“Memang belum bisa memenuhi seluruh kebutuhan siswa karena keterbatasan anggaran. Namun secara bertahap akan kita penuhi. Bahkan Pak Gubernur juga turut menyalurkan bantuan pribadi untuk melengkapi seragam anak-anak yang masih membutuhkan,” pungkasnya.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaMuncul Desakan Pencopotan Saleha Sanusi dari Jabatan Ketua Komisi III DPRD Sultra
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







