ASR Deklarasi Maju Pilgub Sultra, Ketua Timnya Purnawiran TNI Bintang Dua


Kendari - Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka atau ASR resmi mendeklarasikan diri maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Tenggara (Sultra) Tahun 2024.
Deklarasi dilaksanakan di Kantor DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jln La Ode Hadi, Kota Kendari, pada Kamis (28/3) sore.
Dalam deklarasi tersebut hadir Sekretaris DPW PPP Sultra, Abdul Razak, Ketua Tim Pemenangan ASR, Mayjend TNI (Purn) Purnomo Sidi, sejumlah pengurus, relawan dan simpatisan.
Mengawali sambutannya, ASR memperkenalkan Purnomo Sidi sebagai Ketua Tim Pemenangannya di Pilgub.
Kata ASR, Purnomo Sidi adalah kawan baiknya sejak masih muda, dan merupakan letingnya di Akademi Militer (Akmil) Tahun 1983.
"Beliau sahabat saya, leting saya. Beliau ini juga pernah menjabat sebagai Danrem di Bone, jadi waktu saya Danrem di sini (Sultra), beliau di Bone," kata ASR.
Kemudian, jabatan terakhir Purnomo Sidi adalah Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri, Kementrian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) RI.
"Jadi beliau sangat paham tentang politik. Dan beliau bersedia mendampingi saya dalam perjalanan pemenangan saya ke depan," ujarnya.
ASR juga menyebut bahwa Purnomo Sidi juga merupakan tim pemenangan Prabowo-Gibran di Piplres 2024.
"Dan beliau ini adalah salah satu Ketua Tim Pemenangan Pak Prabowo di Banten. Terus kenapa bisa bersama saya padahal partainya kita berbeda, itulah politik, dinamis," kata ASR.
Kemudian, ASR menegaskan siap maju di Pilgub Sultra 2024. "Dan hari ini, di hadapan kawan-kawan media, saya menyatakan sikap untuk maju di Pilgub Sultra 2024-2029. Saya siap maju," tegasnya.
Untuk maju, ASR membutuhkan enam kursi DPRD, sedangkan PPP Sultra, partai yang dipimpinnya hanya mempunyai tiga kursi, sehingga membutuhkan koalisi dengan partai lain.
Terkait itu, ASR menyatakan sudah melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai, dan mengklaim sudah ada 23 kursi yang siap mendukung untuk maju.
"Kalau saya sudah menyatakan siap maju, berarti komunikasi politik (harus enam kursi pengusung) itu sudah saya lalui. Dan hasil kemunikasi saya dengan ketua-ketua partai kalau saya hitung sudah ada 23 kursi, tapi partainya apa saja, saya tidak sebut, itu bagian dari strategi," pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaPolri Undang Putra Putri Terbaik Sultra untuk Daftar Akpol Tahun 2024
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







