Atap Bocor, Baskom Berjejer: Wajah Buruk Pelayanan Bank Sultra Terungkap


Kendari - Kondisi memprihatinkan Gedung Bank Sultra Kantor Kas Wua-Wua di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Kendari, memperlihatkan dengan gamblang kegagalan tata kelola fasilitas di tubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang selama ini dijual sebagai kebanggaan Sulawesi Tenggara.
Air menetes dari langit-langit ruang pelayanan utama, memaksa karyawan menempatkan tiga baskom besar untuk menampungnya. Pemandangan ini bukan terjadi di gudang tua, melainkan di ruang layanan nasabah aktif.
“Kondisi ini memalukan. Bank sebesar ini masa ruang pelayanannya bocor parah? Ini bukan cuma soal bangunan rusak, tapi bukti manajemen yang amburadul,” kecam Hikmah, Ketua Himpunan Mahasiswa Pemerhati Demokrasi (Himarasi) Sultra, saat dikonfirmasi Minggu (11/5).
Ia menyebut kerusakan itu sebagai potret konkret kelalaian sistemik dan mendesak dibukanya laporan anggaran pemeliharaan gedung ke publik.
“Jangan-jangan ada penyimpangan anggaran. Kami minta transparansi penuh,” tambahnya.
Sampai kini belum jelas apakah bangunan tersebut milik sendiri atau hanya disewa. Namun menurut Himarasi, apapun statusnya, tanggung jawab tetap melekat pada Bank Sultra sebagai penyelenggara layanan publik.
“Kalau gedung milik sendiri, makin gawat. Artinya dana perawatan kemungkinan besar tidak digunakan sebagaimana mestinya. Kalau sewa, mana perjanjian tanggung jawab pemeliharaan? Jangan sampai ini jadi ajang saling lempar tanggung jawab,” tegas Jeje, sapaan akrab Hikmah.
Selain manajemen internal, sorotan juga diarahkan pada Dewan Pengawas Bank Sultra dan Pemerintah Daerah sebagai pemegang saham mayoritas. Himarasi menilai keduanya gagal menjalankan fungsi kontrol dan pengawasan.
“Bukan hanya atap yang bocor. Integritas pengelolaan Bank Sultra pun sedang rembes,” tutup Hikmah.
Sementara itu, pihak Humas Bank Sultra, Erwin Sitorus dan Santi, belum memberikan tanggapan meski sudah dihubungi wartawan. Dokumentasi visual kondisi gedung pun belum ditanggapi.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaBersama Bupati Bombana, Anggota DPR RI Jaelani Salurkan Bantuan Alsintan ke Petani
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







