Bangun 3 RS Baru hingga Asuransi Petani, Ini Daftar Prioritas RPJMD Gubernur Sultra

Sultranesia
1 Min Baca
Bangun 3 RS Baru hingga Asuransi Petani, Ini Daftar Prioritas RPJMD Gubernur Sultra
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka. Foto: Dok. Facebook resmi Pemprov Sultra.

Kendari - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menetapkan sejumlah program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 yang dipimpin Gubernur Andi Sumangerukka (ASR) bersama Wakil Gubernur Hugua.

Dokumen pembangunan lima tahunan ini difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Sultra.

Kepala Bappeda Sultra, J Robert, menjelaskan bahwa RPJMD tersebut merupakan implementasi langsung dari visi-misi pasangan ASR–Hugua.

“Program prioritas yang disusun bukan hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tapi memastikan manfaat pembangunan bisa dirasakan secara merata,” kata Robert, Selasa (16/9) dikutip dari Tribunewssultra.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian besar adalah kesehatan. Pemprov Sultra akan membangun tiga rumah sakit daerah baru untuk memperkuat layanan kesehatan, sekaligus menyediakan layanan ambulans darat gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.

Di bidang pertanian, pemerintah menyiapkan program Setara atau Seratus Juta Asuransi untuk Petani Sultra, sebagai bentuk perlindungan sosial bagi petani.

Sementara untuk infrastruktur, Pemprov merencanakan pembangunan Jalan Lingkar Kolaka Utara yang diharapkan dapat membuka akses ekonomi baru.

Sektor pendidikan juga mendapat perhatian khusus. Program beasiswa bagi siswa berprestasi serta revitalisasi asrama pelajar akan digagas untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Sultra.

Target pembangunan makro telah dipatok cukup ambisius. Pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 9,1 persen, angka kemiskinan ditekan hingga sekitar 6,6 persen, tingkat pengangguran diproyeksikan turun menjadi 2,32 persen, serta peningkatan indeks modal manusia.

Robert menegaskan, seluruh program prioritas ini disusun berdasarkan kebutuhan nyata daerah. “Andi Sumangerukka dan Hugua ingin pembangunan Sulawesi Tenggara tidak hanya maju di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat, baik di pesisir maupun pedalaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil menjadi kunci dalam mewujudkan visi besar pembangunan Bumi Anoa.

"RPJMD ini adalah komitmen nyata kepemimpinan Andi Sumangerukka dan Hugua untuk menghadirkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan,” tutup Robert.


Editor: Muh Fajar

Berita BerikutnyaRokok Ilegal Marak di Sultra, Aparat Diminta Bongkar Gudangnya di Kendari
Bagikan:

Baca Juga