BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu

Sultranesia
1 Min Baca
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Ilustrasi BBM. Ilustrasi Pertamini. Foto: Dok. SHUTTERSTOCK.

Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut masuk hingga tiga kali dalam sepekan, warga mengaku masih kesulitan mendapatkan BBM.

Di tengah kondisi tersebut, harga BBM eceran di wilayah itu disebut mencapai Rp25 ribu per botol. Warga mempertanyakan kelancaran distribusi BBM di tengah pasokan yang dikabarkan rutin masuk ke SPBU.

Seorang warga Batauga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, setiap kali pasokan BBM tiba, antrean panjang langsung terjadi dan stok cepat habis.

“Minyak bisa masuk tiga kali dalam seminggu, tetapi kami tetap kesulitan mendapatkannya. Setiap minyak masuk, antrean panjang dan stok cepat habis,” ungkapnya, dikutip dari SiberWP, Selasa (3/11/2026).

Warga tersebut juga menyoroti dugaan pengisian BBM menggunakan jeriken yang disebut-sebut diangkut menuju Kecamatan Siompu.

“Informasi yang kami terima, ada pengisian menggunakan jeriken untuk dibawa ke Siompu. Kalau benar, mengapa masyarakat Batauga kesulitan mendapatkan minyak?” katanya.

Selain itu, warga mempertanyakan aktivitas pengisian BBM pada malam hari. Mereka meminta pengelola menjelaskan mekanisme pengisian, termasuk peruntukan dan tujuan penyaluran BBM tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU Kompak Desa Masiri belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga, dugaan pengisian menggunakan jeriken, maupun aktivitas pengisian pada malam hari.


Editor: Denyi Risman

Berita BerikutnyaBupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Bagikan:

Baca Juga