KKP Bidik 169 Lokasi KNMP di Sultra, Ini Syarat Lolos Penilaian


Kendari – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan 169 calon lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk tahun 2027. Namun, seluruh lokasi tersebut masih harus melewati proses penilaian sebelum ditetapkan sebagai lokasi pembangunan.
Tenaga Ahli Satgas KNMP KKP, Andi Nurjaya Nurdin, mengatakan persiapan dilakukan melalui pembekalan tim penilaian dan fasilitasi kesiapan calon lokasi. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi surveyor sekaligus meningkatkan kemampuan teknis dalam memeriksa kelayakan lokasi.
“Tujuan utama dari kegiatan ini agar peserta memiliki pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan teknis untuk menggunakan instrumen yang sudah disiapkan,” kata Andi, Kamis (29/10/2026).
Penilaian calon lokasi KNMP 2027 mengacu pada enam kriteria utama. Aspek yang diperiksa meliputi basis masyarakat nelayan dan kelompok usaha kelautan-perikanan, kelembagaan ekonomi, kesiapan lahan, utilitas, sarana dan prasarana, serta penerimaan masyarakat dan pemerintah daerah.
Kriteria tersebut menjadi dasar untuk mengukur kesiapan setiap wilayah sebelum pembangunan dilaksanakan. Karena itu, keberadaan suatu daerah dalam daftar calon lokasi belum menjamin wilayah tersebut akan mendapatkan program KNMP.
Sebanyak 16 daerah di Sultra masuk dalam daftar calon lokasi, yakni Kabupaten Bombana, Buton, Buton Selatan, Buton Tengah, Buton Utara, Kolaka, Kolaka Utara, Konawe, Konawe Kepulauan, Konawe Selatan, Konawe Utara, Muna, Muna Barat, dan Wakatobi, serta Kota Baubau dan Kota Kendari.
Dalam proses penilaian, KKP melibatkan lima mitra pembangunan, yaitu Universitas Halu Oleo (UHO), Universitas 19 November Kolaka, Institut Teknologi Kelautan Buton, Universitas Muhammadiyah, serta LSM Leuser. Mereka bertugas melakukan survei hingga memfasilitasi kesiapan lokasi dengan durasi kontrak sekitar dua bulan.
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, menegaskan bahwa penentuan calon lokasi harus berdasarkan data dan kondisi nyata masyarakat pesisir. Tim juga diminta menggali kebutuhan nelayan kecil, awak kapal perikanan, perempuan yang terlibat dalam usaha perikanan, pengolah hasil perikanan, hingga pedagang.
Pembekalan penilaian calon lokasi KNMP 2027 berlangsung pada 27–29 Oktober 2026 dengan melibatkan 3.500 peserta dari 37 provinsi. Kegiatan ini turut menggunakan dukungan aplikasi digital untuk membantu proses verifikasi agar lebih presisi, terintegrasi, dan akuntabel.
Selain Andi Nurjaya Nurdin dan Lotharia Latif, pembekalan tersebut menghadirkan Ketua Satgas Penyiapan dan Perencanaan Calon Lokasi KNMP 2027, Mohamad Abdi.
KKP menegaskan, penetapan lokasi definitif baru dilakukan setelah hasil pemeriksaan, penilaian, dan tingkat kesiapan masing-masing wilayah diketahui. Dengan demikian, 169 calon lokasi di Sultra masih harus melalui tahapan verifikasi sebelum dipastikan masuk dalam program pembangunan KNMP 2027.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaLa Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Baca Juga
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
DPRD Muna Barat Siapkan Ranperda Ekonomi Kreatif, Ini Deretan Fasilitas yang Dibidik
Muna Barat – DPRD Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, mulai membahas rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif yang memuat sejumlah dukungan bagi pelaku usaha, mulai dari…
Ekspor Sultra Naik 23,13 Persen, Tiongkok Serap 95,30 Persen
Kendari – Nilai ekspor Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Agustus 2026 mencapai US$342,86 juta, meningkat 23,13 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat US$278,46 juta. Data tersebut…
Geram Barcode Mobil Dipakai Orang Lain Beli Pertalite, Warga Kendari Minta SPBU Cari Pelakunya
Kendari – Warga Kota Kendari, Atika Harli, geram setelah barcode kendaraan miliknya kembali digunakan orang lain untuk membeli BBM subsidi di SPBU THR di Jalan Budi Utomo, Kelurahan…
Bupati Muna Barat Ajukan Revitalisasi Pelabuhan Pajala dan Subsidi Tondasi-Torobulu ke Kemenhub
Muna Barat – Bupati Muna Barat La Ode Darwin membawa persoalan konektivitas transportasi daerah ke Kementerian Perhubungan RI melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Rabu (30/9/2026). Dalam audiensi tersebut,…







